Rex Party(MI/HO)
UNIT musik Rex Party kembali menggebrak industri musik tanah air dengan merilis single kedua mereka nan berjudul Runaway. Lagu ini menjadi jembatan menuju album kedua mereka sekaligus menjadi medium bagi para personelnya untuk menyuarakan keresahan mendalam terhadap kondisi sosial dan politik di Indonesia saat ini.
Lahir dari rasa frustrasi kolektif, Runaway menangkap kejadian munculnya tagar #KaburAjaDulu nan sempat ramai diperbincangkan di jagat maya. Tagar tersebut dipandang sebagai manifestasi dari kegelisahan masyarakat nan merasa terjepit oleh situasi negara.
Hans Kotaro, sang penulis lagu, menuangkan pergulatan batinnya ke dalam lirik nan emosional, sebuah dilema antara tetap memperkuat memupuk angan di tanah air alias menyerah pada dorongan untuk pergi meninggalkan negara ini.
Narasi Imajiner di Tengah Pembatasan Ekspresi
Di tengah rumor ketatnya sensor dan tantangan terhadap kebebasan berekspresi, Rex Party memilih pendekatan unik. Mereka menggunakan narasi imajiner sebagai medium utama untuk menyampaikan kritik dan keresahan.
Melalui aransemen nan melankolis, lagu ini sengaja diciptakan untuk memberikan pengaruh katarsis bagi pendengarnya, menekankan atmosfer berat dan rasa putus asa nan kental di sepanjang lama lagu.
Salah satu penggalan liriknya nan tajam menggambarkan kontras antara jeritan rakyat dan sikap penguasa:
"And then everyone is shouting around, 'Now this clown is done!' 'Or we will be gone!' The king over there just smiles and laughs, Telling everyone, 'Everything is fine.'"Fakta Menarik di Balik Produksi
Proses imajinatif Runaway menyimpan sejumlah cerita unik. Berbeda dengan karya-karya sebelumnya, lagu ini merupakan karya self-produced pertama nan dikerjakan secara berdikari oleh Rex Party.
Menariknya, sebagian proses rekaman dilakukan di sebuah gerai donat di area Gading Serpong (Dunkin’ Donuts nan sekarang berganti nama menjadi D2 Donuts).
Secara musikalitas, Rex Party mengakui bahwa proses imajinatif lagu ini banyak terinspirasi dari style bermusik Olivia Rodrigo dan musisi asal Jepang, Vaundy. Hasilnya adalah sebuah komposisi nan tetap modern namun mempunyai kedalaman emosi nan gelap.
Detail Produksi dan Ketersediaan
Lagu ini sudah dapat dinikmati di beragam jasa streaming musik digital sejak 15 Mei 2026. Berikut adalah perincian produksi dan angsuran dari single Runaway:
| Penyanyi | Rex Party (Hans Kotaro, Alvaro Cleavant, Mr. Rex) |
| Penulis Lagu | Hans Kotaro |
| Produser | Hans Kotaro & Alvaro Cleavant |
| Mixing & Mastering | Alvaro Cleavant |
| Visual & Artwork | Hans Kotaro & Gerry Fertian |
| Video Musik | Gerry Fertian & Hans Kotaro |
| Tanggal Rilis | 15 Mei 2026 |
Dengan rilisnya Runaway, Rex Party semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai band nan tidak hanya konsentrasi pada estetika musik, tetapi juga berani memotret realitas sosial nan terjadi di sekitar mereka melalui karya seni. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·