
Prahdiska Bagas Shujiwo finis runner-up di Ruichang China Masters 2026. (Foto: X/@INABadminton)
TUNGGAL putra Indonesia Prahdiska Bagas Shujiwo berterima kasih finis runner-up di Ruichang China Masters 2026. Catatan ini disebut Prahdiska Bagas Shujiwo sebagai sebuah prestasi.
Dalam laga final, dia kalah dari wakil tuan rumah Sun Chao dengan skor 14-21 dan 11-21. Duel itu berjalan di Ruichang Sports Park Gym, Ruichang, China, Minggu 15 Maret 2026 sore WIB.

1. Jadi Motivasi Berprestasi di Ajang Lebih Besar
Prahdiska Bagas Shujiwo mengatakan tidak masalah kandas juara di arena Super 100 tersebut. Prestasi itu sudah cukup baik dan dijadikan motivasi agar meraih gelar di ajang-ajang lain.
"Alhamdulillah berterima kasih dengan hasil ini, di game pertama saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan. Lawan hari ini bermain sangat bagus dan berani," kata Prahdiska Bagas Shujiwo dalam keterangan PBSI nan diterima Okezone, Senin (16/3/2026).,
"Game kedua saya sudah mencoba dan mengikuti tempo lawan, tetapi saya tetap tidak bisa keluar dari tekanan, banyak bola buangan saya nan tanggung dan musuh bisa memanfaatkan itu," tambahnya.
2. Kesulitan Kembangkan Permainan
Pebulu tangkis 21 tahun itu mengatakan Sun Chao memberikan perlawanan cukup ketat. Kondisi itu membuatnya tidak dapat mengembangkan permainan selama dua game pertandingan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·