Pos polisi di area Slipi, Jakarta Barat, kembali menjadi sasaran amukan massa pada Kamis (27/8/2026) malam. Bangunan di bawah Flyover Slipi itu dirusak hingga kaca bagian depannya pecah sebelum api berkobar dari dalam bangunan.
Massa nan didominasi remaja awalnya mengerubungi pos polisi tersebut. Kaca bagian depan gedung pecah setelah dilempar batu. Api kemudian terlihat menyala dari dalam pos polisi hingga menimbulkan kepulan asap ke udara.
Warga berjulukan Royyan (25) mengatakan dirinya memandang segerombolan massa berada di sekitar pos polisi sebelum pembakaran terjadi.
“Saya tiba di situ (pos polisi) lagi proses pembakaran,” kata Royyan saat ditemui di lokasi, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (27/8/2026).
Menurut Royyan, polisi kemudian menembakkan gas air mata dari arah Flyover Slipi. Massa langsung berlarian meninggalkan lokasi.
“Terus gas air mata langsung meletus, massa langsung lari. Saya juga lari takut ketangkap,” tuturnya.
Royyan mengatakan massa berlarian ke sejumlah arah, di antaranya menuju Palmerah dan Pejompongan. Dia juga memandang sejumlah massa terjatuh di sekitar pom bensin Palmerah.
Sebelum dibubarkan, massa sempat bergerak kembali ke arah lampu merah. Tak lama kemudian, massa kembali meninggalkan lokasi.
Ini bukan kali pertama pos polisi Slipi menjadi sasaran dalam kericuhan demonstrasi. Beberapa tahun terakhir, akomodasi kepolisian tersebut acapkali dirusak dalam rangkaian tindakan massa.
Dibakar pada 2019
Jejak kerusakan pos polisi Slipi salah satunya tercatat dalam kerusuhan demonstrasi pada Mei 2019.
Saat itu, massa nan didominasi remaja, termasuk sejumlah pelajar nan tetap mengenakan seragam sekolah, terlibat bentrok dengan polisi. Mereka melempari petugas menggunakan petasan, batu, hingga senjata tumpul.
Polisi kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Bentrokan berjalan sekitar 10 menit sebelum massa akhirnya terdorong mundur dari lokasi.
Pada 24 September 2019, pos polisi Slipi kembali dirusak. Kala itu, massa melakukan pembakaran sekitar pukul 21.50 WIB.
Bangunan pos mengalami kerusakan parah, sementara sejumlah sepeda motor di sekitar letak ikut gosong terbakar.
Sehari setelah kerusuhan, kondisi pos polisi tersebut menyisakan puing dan jejak kebakaran. Garis polisi dipasang mengelilingi gedung nan sebelumnya digunakan untuk pelayanan kepolisian.
15 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·