Pramono Minta Fasilitas Publik Tak Dirusak saat Penyampaian Aspirasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat melakukan peninjauan persiapan peresmian LRT Jakarta di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan masyarakat mempunyai kewenangan untuk menyampaikan aspirasi. Namun, dia mengingatkan agar tindakan tersebut tidak disertai tindakan perusakan akomodasi publik.

“Demonstrasi itu adalah kewenangan demokrasi, tetapi jangan sampai kemudian melakukan perusakan terhadap akomodasi publik,” kata Pramono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/8).

Menurutnya, kerusakan akomodasi publik pada akhirnya bakal merugikan masyarakat. Sebab, akomodasi tersebut dibangun menggunakan anggaran nan berasal dari pajak masyarakat.

“Kalau mencederai itu nan rugi publiknya, nan rugi masyarakatnya. Untuk membangun itu kan perlu dana, dananya dari mana? Dari pajak masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah massa tindakan terlibat kericuhan di depan Gedung Parlemen RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

“Kalau mau demo, apa demonstrasi, lakukanlah tetapi jangan kemudian merusak akomodasi publik. Dan tentunya juga kudu diatur sesuai dengan ketentuan nan berlaku,” tutur Pramono.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan