Respons Pernyataan AHY, Gerindra Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Respons Pernyataan AHY, Gerindra Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo Ilustrasi sikap politik.(MI)

JURU Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan pihaknya tetap konsentrasi mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto daripada berkepanjangan dalam wacana politik dan persiapan kontestasi pemilu nan dinilai tetap sangat jauh. Hal tersebut disampaikan Bahtra menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kekuasaan nan tidak dimiliki seseorang untuk selamanya.

Bahtra menyatakan Gerindra menghormati setiap dinamika maupun pandangan nan dilontarkan oleh partai politik, baik nan berada di luar koalisi maupun sesama personil Koalisi Kabinet Merah Putih.

"Kami menghargai dan menghormati setiap pendapat partai. Namun kami dari Partai Gerindra konsentrasi saat ini terus mengawal program prioritas Presiden Prabowo, lantaran janji kampanye pada saat pilpres nan lampau kudu ditunaikan agar kemanfaatannya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Mengenai manuver alias wacana kontestasi politik nan mulai digaungkan sejumlah pihak, Bahtra menegaskan bahwa setiap partai mempunyai kedaulatan independen. Ia mengatakan pihaknya tidak tidak dalam kapabilitas membatasi ruang mobilitas partai mana pun.

"Kami memberi keleluasaan jika ada partai-partai nan punya angan ke depan untuk melakukan kontestasi. Setiap partai punya kemerdekaan masing-masing dan kami tidak bisa menghalangi. Tapi konsen kami di Gerindra tetap bekerja untuk kepentingan rakyat lantaran pemilu tetap jauh," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, kekuasaan bukan sesuatu nan dimiliki seseorang untuk selamanya. Menurutnya, kekuasaan merupakan amanah rakyat nan mempunyai pemisah waktu. Hal itu disampaikan AHY dalam pidato peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9).

"Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat nan mempunyai pemisah waktu," kata AHY.

AHY mengingatkan, kekuasaan dan kedudukan mempunyai pemisah waktu, sementara tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah berakhir. "Para pejuang Demokrat di seluruh Tanah Air, kekuasaan datang dan pergi. Jabatan ada waktunya. Pemilu mempunyai siklusnya. Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai," ujarnya (Faj/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia