Respons BYD Usai Masuk Daftar Hitam AS

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Respons BYD Usai Masuk Daftar Hitam AS

Respons BYD Usai Masuk Daftar Hitam AS (Car News China)

JAKARTA - BYD buka bunyi soal masuknya perusahaan otomotif asal China itu dalam daftar hitam Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS). BYD mempertanyakan dasar dimasukkannya brand tersebut ke daftar hitam. 

BYD menolak dimasukkannya perusahaan tersebut dalam daftar terbaru Perusahaan Militer China nan dikeluarkan Departemen Pertahanan AS. Alasannya, penetapan tersebut tidak mempunyai justifikasi dan tidak bakal secara material memengaruhi operasinya, menurut Cnstock.

Tanggapan ini muncul setelah Pentagon menerbitkan daftar terbaru Bagian 1260H nan mencakup 80 perusahaan induk dan 188 entitas China. Daftar itu diperluas hingga ke sektor kendaraan listrik, baterai, kepintaran buatan, dan kendaraan otonom di China. 

Melansir Car News China, Kamis (11/6/2026), dalam pengumuman nan dirilis pada 9 Juni, BYD menyatakan mereka bukanlah perusahaan militer China maupun perusahaan campuran militer-sipil nan mengenai industri pertahanan China. Produsen mobil tersebut mengatakan  tidak ada dasar nan sah untuk dimasukkannya perusahaan tersebut dan menekankan bahwa penetapan tersebut bukan merupakan tindakan sanksi.

Perusahaan menambahkan, pencatatan tersebut tidak bakal memengaruhi operasi upaya normal, hubungan komersial, alias aktivitas perdagangan sekuritasnya. BYD juga menyatakan, pembatasan nan mengenai pengadaan Departemen Pertahanan AS tidak bakal secara material memengaruhi bisnisnya.

"(BYD) mungkin bakal memulai prosedur peninjauan alias tindakan norma untuk meminta penghapusan dari daftar tersebut," katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com