Masih ingat dengan rencana Indomobil yang bakal menaungi merek Leapmotor? Kabar terbaru, perusahaan bakal melakukan perkenalannya di Indonesia pada medio tahun ini. Pameran GIIAS 2026 bakal jadi panggung debutannya di Tanah Air.
Leapmotor berdiri pada 2015 di Hangzhou, China. Kemudian pada 2023, perusahaan mengumumkan kerja sama strategis dengan Stellantis, grup otomotif besar nan menaungi beragam merek Seperti Peugeot, Citroen, Jeep, hingga Fiat.
Lewat kemitraan itu, Stellantis mengambil sekitar 51 persen saham untuk membentuk entitas baru berjulukan Leapmotor International. Lewat struktur ini, Stellantis memegang peran krusial dalam pengedaran dan ekspansi dunia di luar China.
Adapun Leapmotor konsentrasi pada pengembangan produk dan teknologi. Bisa dibilang Leapmotor mewakili isi produk, sementara Stellantis membantu membuka jalan ke pasar global.
Nah, ekspansi Stellantis di Indonesia dinaungi oleh Indomobil Group, nan membentuk perusahaan berjulukan PT Indomobil National Distributor sebagai pemasok pemegang merek-merek otomotif Stellantis seperti Citroen dan Jeep.
"Kami memandang Leapmotor ini sebagai perusahaan NEV (New Energy Vehicle) nan menjadi salah satu perusahaan rising start di China dan juga global, kemudian Leapmotor mempunyai teknologi nan sangat maju dan itu menjadi pertimbangan kami membawa Leapmotor," terang CEO Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw kepada kumparan di Beijing, Minggu (26/4).
Lanjut Tan perihal ekspansi jaringan diler, bakal menyatu sesuai konsep nan dibangun induk perusahaan, ialah Stellantis Brand House sebagai pusat operasional untuk merek-merek Stellantis (multibrand) nan telah dioptimalisasi sejak 2025.
Perusahaan katanya menjual mobil Leapmotor nan sudah berstatus buatan dalam negeri. "Semua mobil Leapmotor nan kami bawa ke Indonesia bakal kami bawa dalam kondisi perakitan di Indonesia alias CKD di Purwakarta," kata Tan.
Oh iya mengenai model, Leapmotor B10 didapuk sebagai produk pembuka eksistensi pabrikan otomotif lansiran Jiangming Zhu ini. Tan melanjutkan bahwa saat ini tengah menggodok nilai nan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Jujur tetap sedang kami telaah internal lantaran ini berangkaian dengan nilai tukar rupiah dan perihal insentif kendaraan listrik di Tanah Air, jadi kita tunggu saja," tuntasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·