Rencana IPO Persib Bandung Masih Berlanjut, Pemkot Kejar Konsolidasi Aset

Sedang Trending 53 menit yang lalu
Selebrasi pemain Persib Bandung usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Rencana PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap berlanjut. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan proses tetap memerlukan konsolidasi aset sebelum Persib bisa mengejar sasaran valuasi nan ditetapkan BEI.

Farhan menjelaskan, rencana IPO Persib sebenarnya telah dirintis sejak 2011. Namun, saat ini proses tersebut terkendala pada konsolidasi aset lantaran dirinya sudah tidak lagi berada di dalam manajemen Persib.

“Harusnya sih ada ya, lantaran kan sudah kita rintis dari tahun 2011. Pertanyaannya hanya tinggal saya kira, lantaran kan saya udah nggak ada di dalam manajemen, masalah konsolidasi aset,” ucap Farhan ketika ditemui wartawan di gedung BEI, Jakarta, Kamis (13/8).

Kata Farhan, Pemerintah Kota Bandung memberikan kesempatan kepada Persib untuk memperluas kerja sama pemanfaatan aset milik Pemkot Bandung.

Saat ini, kerja sama antara Pemkot Bandung dan Persib baru mencakup Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Farhan menyebut sejumlah akomodasi di sekitar stadion tetap belum masuk dalam kerja sama.

Pemain dan ofisial klub Persib Bandung menyapa penduduk saat pawai Juara Pancatakhta di area Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

“Saat ini kerja sama pemanfaatan aset kota Bandung berbareng Persib baru di stadion GBLA, stadionnya. Sekitarnya belum, tempat parkir, tempat latihan, tempat hiburan, segala macamnya belum,” ungkapnya.

Selain aset nan berangkaian dengan Persib, Pemkot Bandung juga menyiapkan kerja sama pemanfaatan akomodasi olahraga lainnya. Salah satunya dengan klub basket Satria Muda.

Farhan menilai konsolidasi aset menjadi tahap krusial sebelum rencana IPO Persib berkembang lebih jauh. Jika proses konsolidasi aset sukses dilakukan, Farhan memperkirakan Persib berpotensi mengejar valuasi hingga Rp 1 triliun.

“Kalau itu sudah diakuisisi consolidate, saya kira bisa ngejar sih valuasi sampai Rp 1 triliun. Saya nggak bisa targetin,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan