Remaja di Bogor Ditemukan Meninggal di Rumah, Sempat Minta Tebus HP yang Digadai

Sedang Trending 11 menit yang lalu
Ilustrasi Wanita Meninggal. Foto: A-liz Studio/Shutterstock

Remaja putri berumur 12 tahun ditemukan meninggal di rumahnya di Perum Bumi Cakra, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (18/8). Dari penyelidikan terungkap korban sempat meminta HP-nya nan digadaikan ditebus.

Kapolsek Cibinong Kompol Jonny Handoko mengatakan, berasas keterangan orang tua korban, ponsel milik korban sedang digadaikan sang ibu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“HP korban digadaikan oleh ibunya untuk menyambung kebutuhan hidup, korban beberapa kali meminta agar HP tersebut ditebus, tetapi orang tuanya belum mempunyai cukup uang,” ujar Handoko, Jumat (21/8).

Sehari sebelum ditemukan meninggal, korban tetap beraktivitas seperti biasa. Pada Senin (17/8) malam sekitar pukul 20.00 WIB, korban tetap menggunakan ponsel milik ibunya dan menyiapkan seragam sekolah untuk keesokan harinya.

“Saat ibu bekerja dan ayahnya bekerja pagi hari, korban berada di rumah berbareng adiknya, siang harinya, kakeknya datang dan menemukan korban sudah meninggal,” jelasnya.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka akibat kekerasan barang tajam maupun tumpul.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka akibat kekerasan, baik tajam maupun tumpul. Namun, penyebab kematian korban tetap dalam penyelidikan,” tegasnya.

Keluarga kemudian menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan telah membikin surat pernyataan penolakan autopsi.

“Kami tetap melakukan penyelidikan berasas hasil olah TKP dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.

Keterangan soal ponsel nan digadaikan tersebut merupakan kebenaran nan muncul dalam pemeriksaan saksi. Polisi belum menyimpulkan persoalan ponsel maupun kondisi ekonomi sebagai penyebab kematian korban.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan