Refly Harun Ungkap Roy Suryo Ditangkap Polisi Usai Salat Subuh

Sedang Trending 13 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Penasihat norma Roy Suryo, Refly Harun mengatakan kliennya hanya sempat menunaikan saat subuh sebelum dijemput interogator Polda Metro Jaya mengenai kasus tudingan piagam tiruan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Refly mengaku baru berpisah dengan Roy Suryo sekitar pukul 00.30 hingga 01.00 WIB setelah menghadiri sebuah aktivitas di Bandung. Beberapa jam kemudian, Roy dijemput penyidik.

Refly mengatakan Roy tidak sempat melakukan banyak persiapan sebelum dibawa ke Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mas Roy bercerita kepada saya tadi saya temui di Subdit Kamneg, di ruang Subdit Kamneg, dia mengatakan tidak sempat apa-apa, untung tetap sempat salat subuh. Jadi belum mandi, belum berpakaian secara layak dan kemudian dipaksa untuk dibawa ke Polda Metro," kata Refly di Polda Metro Jaya, Jumat (19/6).

Ia mengatakan Roy tidak menandatangani surat penangkapan. Refly memprotes penangkapan terhadap Roy itu. Menurutnya, kasus nan menjerat Roy itu tetap diperdebatkan.

"Kami protes keras, ya, protes keras kami. Dan sekali lagi, jika misalnya ini mengenai dengan katakanlah kasus pembunuhan, kasus korupsi, dan lain sebagainya, masuk logika jika ditangkap dan ditahan," ujar dia.

Selain Roy, salah satu tersangka lain ialah Tifauziah Tyassuma namalain master Tifa juga dilaporkan ditangkap. Polda Metro Jaya belum memberi keterangan soal penangkapan ini.

Polda Metro Jaya sebelumnya menyebut berkas perkara Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma namalain master Tifa di kasus tudingan piagam tiruan Presiden ke-7 RI Joko Widodo telah dinyatakan komplit alias P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Alhamdulillah jaksa sampai dengan hari ini sudah menyatakan bahwa berkas perkara nan kami kirimkan ke Kejati DKI, tidak memerlukan lagi pemenuhan atas kekurangan-kekurangan nan kemaren sudah kami penuhi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin di Polda Metro Jaya, Selasa (2/6).

(asa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional