Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merayakan ulang tahunnya nan ke-80 pada Minggu (14/6) dengan menggelar arena pertarungan bela diri Ultimate Fighting Championship (UFC) di laman Gedung Putih.
Acara berjudul "UFC Freedom 250" itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Dilansir AFP, sebanyak 14 petarung UFC dijadwalkan bertanding di arena raksasa berjulukan The Claw nan dibangun di kompleks Gedung Putih.
Trump, nan dikenal dekat dengan bumi UFC, sebelumnya mempromosikan aktivitas tersebut saat menerima sejumlah petarung di Oval Office pada Mei lalu.
"Ini bakal menjadi aktivitas nan betul-betul bakal kalian sukai," kata Trump.
Gedung Putih menyebut seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung oleh UFC. Sementara itu, Chief Content Officer UFC, Craig Borsari, menepis dugaan bahwa aktivitas tersebut mencampuradukkan olahraga dan politik.
"Kami memandang ini sebagai kesempatan nan luar biasa dan sangat unik untuk merayakan negara ini serta para atlet kami," ujar Borsari.
Sejumlah petarung papan atas dilaporkan bakal melangkah keluar dari Gedung Oval menuju South Lawn sebelum memasuki arena pertarungan berbentuk segi delapan alias Octagon nan dikelilingi lebih dari 4 ribu bangku penonton.
Salah satu petarung UFC nan bakal tampil adalah Michael Chandler. Dia menyebut arena tersebut sebagai perhelatan terbesar dalam sejarah olahraga tarung.
"Ini adalah arena pertarungan terbesar dalam sejarah olahraga tarung," katanya.
Sementara itu, petarung lainnya asal Prancis Ciryl Gane mengatakan dirinya konsentrasi pada aspek olahraga dari aktivitas tersebut.
"Kami tidak terlibat dalam politik, tetapi kami mendapat kesempatan untuk tampil di hadapan dunia. Kami kudu memanfaatkannya," ujarnya.
Selain laga UFC, aktivitas juga bakal diisi penampilan marching band militer, atraksi terjun payung, pagelaran pesawat militer, hingga pesta kembang api.
Meski dikemas sebagai bagian dari seremoni nasional, aktivitas itu menuai kritik lantaran digelar saat bentrok Amerika Serikat dan Iran tetap berjalan serta nilai daya dunia tetap bergolak akibat perang di area Timur Tengah. Namun, Trump tetap menjadikan seremoni tersebut sebagai salah satu agenda utama di hari ulang tahunnya nan ke-80.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·