Planet berjulukan LTT 9779 b ini mempunyai suhu siang hari nan mendekati 2.000 derajat Celsius.(Dok. Benoit Gougeon, Universite de Montreal)
PARA astronom sukses mengungkap perincian baru mengenai LTT 9779 b, sebuah planet ekstrem nan dijuluki sebagai "Neptunus ultra-panas". Berdasarkan pengamatan terbaru menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), planet ini diketahui mempunyai suhu siang hari mencapai 2.000 derajat Celsius namun tetap diselimuti awan mineral nan sangat reflektif.
Penelitian nan dipublikasikan pada 18 Juni 2026 ini dipimpin oleh Louis-Philippe Coulombe dari Institut Trottier untuk Penelitian Eksoplanet (IREx), Universitas Montréal. Temuan ini menjadi unik lantaran LTT 9779 b mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya, dengan waktu revolusi kurang dari satu hari bumi.
Kondisi ekstrem planet ini disebabkan oleh penguncian pasang surut (tidally locked), di mana satu sisi planet mengalami siang kekal sementara sisi lainnya berada dalam kegelapan total. Meski terpapar radiasi hebat, para peneliti mendeteksi adanya awan reflektif di wilayah barat planet nan sedikit lebih dingin.
Fakta Unik LTT 9779 b:
- Suhu: Mendekati 2.000 derajat Celsius.
- Komposisi Awan: Diduga tersusun dari material mineral silikat.
- Lokasi: Berada di wilayah langka nan disebut "Gurun Neptunus Panas".
- Instrumen Pengamatan: Near Infrared Imager and Slitless Spectrograph (NIRISS) pada JWST.
"Planet ini menjadi laboratorium unik untuk memahami gimana awan dan perpindahan panas berinteraksi dalam atmosfer nan terpapar radiasi ekstrem," ujar Coulombe dalam keterangannya. Ia mengibaratkan penemuan planet sebesar ini di dekat bintang induknya seperti menemukan bola salju nan belum meleleh di tengah api.
Selain awan mineral, tim peneliti juga mendeteksi keberadaan uap air di atmosfer planet tersebut. Distribusi panas di LTT 9779 b diketahui dipengaruhi oleh angin timur nan sangat kuat, nan mengangkut daya dari wilayah panas ke bagian lain planet, menciptakan pola cuaca nan kompleks.
Pengamatan dilakukan selama 22 jam penuh untuk memetakan ragam suhu dan komposisi atmosfer secara mendetail. Keberhasilan JWST dalam membedah karakter LTT 9779 b membuka jendela baru bagi para intelektual untuk memahami perkembangan planet nan memperkuat dalam kondisi lingkungan paling ekstrem di galaksi. (Sci Tech Daily/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·