Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 30 Juli 2026 |21:24 WIB

Rasio Kepemilikan Mobil di RI Baru 19 per 1.000 Penduduk, Menperin Optimis Pasar Terus Tumbuh (Dok Okezone)
TANGERANG - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, rasio kepemilikan mobil di Indonesia tetap tergolong rendah ialah baru mencapai 19 unit per 1.000 penduduk. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pasar otomotif nasional tetap mempunyai ruang pertumbuhan nan sangat besar.
Hal itu disampaikan Menperin Agus saat memberikan sambutan dalam Opening Ceremony nan digelar pada Kamis (30/7/2026).
"Rasio kepemilikan mobil di Indonesia hari ini baru 19 mobil dari 1.000 penduduk. Kalau kita bandingkan dengan Thailand sudah 275 unit dari 1.000 penduduk, Malaysia 490 unit dari 1.000 penduduk," ucapnya.
Ia menjelaskan, dengan jumlah masyarakat Indonesia nan nyaris mencapai 290 juta jiwa, peningkatan rasio kepemilikan mobil sebesar satu poin saja bakal memberikan akibat signifikan terhadap permintaan kendaraan nasional.
"Artinya dengan jumlah masyarakat nan nyaris mendekati 290 juta, kenaikan satu unit saja pada rasio tersebut, satu nomor pada rasio tersebut, setara dengan tambahan sekitar 280.000 unit kendaraan. Hampir sepertiga dari seluruh pasar domestik kita pada hari ini," ujar Agus.
Berdasarkan potensi tersebut, Menperin menilai sasaran penjualan kendaraan nasional sebesar 850.000 unit pada tahun ini tidak semestinya dipandang sebagai pemisah maksimal. Sebaliknya, nomor tersebut merupakan titik awal untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.
"Oleh karena itu, nomor nan tadi saya sampaikan, 850.000 unit minimal sasaran tahun ini, semestinya bukan menjadi pemisah atas. Angka tersebut merupakan titik awal. Karena apa? Karena pasar otomotif Indonesia jauh dari posisi jenuh. Bahkan, kita kudu berani mengatakan pasar, ya, pasar otomotif kita justru baru dimulai," sebutnya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·