Jakarta -
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), Nagita Slavina, mengatakan penghimpunan biaya dari penawaran perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) baru dialokasikan untuk pembayaran utang. Diketahui, RANS mengantongi biaya segar dari IPO sebesar Rp 429,25 miliar pada 10 Juli 2026.
Adapun berasas prospektus RANS, alokasi biaya untuk pelunasan angsuran investasi sebesar Rp 29,95 miliar alias sekitar 6,98% dari biaya IPO. Sementara sisa biaya IPO lainnya, tetap dalam proses alokasi perseroan.
"Untuk biaya IPO sendiri, sebenarnya nan baru direalisasikan itu adalah pelunasan utang. Ini sekarang, semuanya tetap on going, sesuai dengan prospektus," ungkap Nagita dalam konvensi persnya di Lanusa, Jakarta, Senin (10/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, RANS juga bakal mengalokasikan biaya IPO untuk pengembangan upaya Intellectual Property (IP) perseroan, seperti RANS Carnival dan Cipungland. Dalam pengembangannya, RANS menggandeng PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Kerja sama kemitraan MYOR dianggap bakal memperkuat pedoman upaya RANS di bagian IP. Dalam kerjasama ini, MYOR bakal terlibat dalam gelaran RANS Carnival dan Cipungland di Lombok dan dilanjutkan dengan program lain di Indonesia.
Nagita mengatakan, RANS Carnival melibatkan UMKM dan pelaku ekonomi imajinatif lokal nan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Sementara Cipungland datang sebagai platform nan membuka wisata dan sarana edukasi.
"Jadi dampaknya pasti bakal lebih besar lagi, impact-nya juga lebih besar lagi terhadap usaha-usaha mini nan ada di wilayah situ. Dan mungkin Cipungland juga nanti, event-event kita nan ke depannya bakal kita lakukan, konser-konser nan kita bakal lakukan, pasti bakal berakibat di sekitarnya juga," jelasnya.
Sebagai informasi, RANS resmi mencatatkan sahamnya di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan melepas sebanyak 2.525.000.000 saham baru alias sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai penawaran Rp 170 per saham.
Melalui tindakan ini, perseroan sukses menghimpun biaya segar sebesar Rp 429,25 miliar. Kemudian berasas prospektus perseoran, biaya IPO bakal digunakan untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang, ialah sekitar 37,61% alias sebesar Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser.
Kemudian sebesar 19,80% alias sebesar Rp 85 miliar untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia. Selain itu, sebesar 18,64% alias Rp 80 miliar dialokasikan untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.
Selanjutnya 8,15% alias sebesar Rp 35 miliar dialokasikan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence berbareng PT Feedloop Global Teknologi. Kemudian 6,98% alias sebesar Rp 29,95 miliar dialokasikan untuk pelunasan sebagian akomodasi angsuran investasi RANS. Sisanya sekitar 8,82% alias sebesar Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera
(acd/acd)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·