Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa ustadz dan habaib mempunyai kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Jakarta.
Menurutnya, peran mereka tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Jakarta nan sekarang bakal memasuki usia 500 tahun pada 2027 mendatang.
Hal itu disampaikan Rano dalam sambutannya saat menghadiri aktivitas Discover Betawi Art & Culture di Jakarta Pusat, Jumat (19/6).
“Nanti malam juga ada aktivitas nan kita awali Haul Ulama dan Habaib. Ini untuk berterima kasih untuk Jakarta nan ke-499, namun sesungguhnya juga untuk mempersiapkan Jakarta tahun depan pada usia nan 5 abad,” kata Rano dalam sambutannya.
Menurut Rano, kehidupan ustadz dan habaib di Jakarta merupakan bagian krusial dari sejarah kota nan tidak bisa diabaikan. Mereka turut berkontribusi dalam membangun Jakarta sejak masa awal perkembangannya.
“Karena kehidupan ustadz dan habaib di Jakarta ini menjadi bagian sejarah nan tidak bisa kita pungkiri. Merekalah nan juga membangun kota Jakarta dari mulai Batavia, dari mulai Sunda Kelapa, menjadi juga Jayakarta, menjadi Jakarta,” ujarnya.
Rano menilai kontribusi para ustadz dan habaib tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam pembentukan identitas dan perjalanan sejarah Jakarta hingga menjadi seperti saat ini.
“Artinya, peran para ustadz dan habaib nan ada di Jakarta itu mempunyai kontribusi nan cukup besar,” ucapnya.
Haul Ulama dan Habaib Betawi Digelar di Monas
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Tahun 2026 di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6).
Acara bakal dimulai pukul 17.30 hingga 22.00 WIB dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, para wali kota dan bupati administrasi, tokoh agama, habaib, ulama, serta masyarakat dari beragam wilayah Jakarta.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·