Ramadhan Sananta(Doc Persebaya)
PENYERANG timnas Indonesia, Ramadhan Sananta akhirnya berasosiasi di Persebaya pada musim kejuaraan Super League 2026/27, setelah mengakhiri perjalanannya berbareng klub Liga Malaysia, DPMM FC.
Dalam laman resmi Persebaya Surabaya Sananta mengaku antusias memulai perjalanan barunya berbareng Persebaya. Baginya, berasosiasi dengan klub sebesar Persebaya merupakan kesempatan nan membanggakan dalam kariernya.
"Saya sangat senang dan bangga bisa berasosiasi dengan Persebaya. Ini adalah salah satu klub tertua dan terbesar di Indonesia. Saya berambisi kehadiran saya bisa memberikan kontribusi positif dan membantu tim meraih sasaran nan sudah ditetapkan," ujar Sananta.
Sebelum kembali ke Indonesia, Sananta menghabiskan satu musim berkarier di Malaysia berbareng DPMM FC. Pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran berharga. Namun, dia mengaku merindukan atmosfer kejuaraan sepak bola Indonesia nan selama ini telah membesarkan namanya.
"Setelah bermain di Malaysia, saya memang mau kembali merasakan atmosfer kejuaraan di Indonesia," katanya.
Menurut pemain kelahiran Daik, Kepulauan Riau, itu, perkembangan kejuaraan nasional dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu argumen nan membuatnya semakin tertarik untuk kembali.
"Saya memandang banyak perkembangan positif di liga, dan itu membikin saya semakin antusias untuk kembali bermain di sini. Liga Indonesia juga sangat kompetitif lantaran setiap pertandingan selalu susah diprediksi," jelasnya.
Sebagai pemain nan telah mengoleksi 18 penampilan berbareng Timnas Indonesia, Sananta juga tak menyembunyikan antusiasmenya untuk merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo sebagai kandang baru.
Baginya, Stadion GBT merupakan salah satu stadion terbaik nan dimiliki Indonesia dan mempunyai suasana pertandingan nan selalu istimewa.
"GBT merupakan salah satu stadion terbaik di Indonesia. Saya sudah tidak sabar bermain di sana dan merasakan langsung support puluhan ribu Bonek dan Bonita, terutama saat pertandingan-pertandingan besar maupun laga derby," tuturnya.
Ketika ditanya argumen memilih Persebaya, Sananta menyebut ada beberapa aspek nan membuatnya mantap menerima pinangan Green Force. Salah satunya adalah proyek tim nan dinilai jelas dan ambisi besar nan sedang dibangun klub untuk musim-musim mendatang.
"Persebaya menjadi pilihan saya lantaran proyek dan ambisinya sangat jelas. Selain itu, kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu aspek penting. Beliau adalah pembimbing nan pernah membantu perkembangan pekerjaan saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya," ujarnya.
Keberadaan Bernardo Tavares memang menjadi nilai tambah tersendiri. Hubungan nan sudah terjalin sebelumnya membikin Sananta memahami karakter pembimbing asal Portugal tersebut, sekaligus percaya bahwa dirinya dapat terus berkembang berbareng Persebaya.
Meski demikian, Sananta menyadari bahwa berasosiasi dengan Persebaya juga membawa tanggung jawab besar. Ia bakal bermain di hadapan salah satu pedoman suporter terbesar di Indonesia nan selalu memberikan support penuh kepada tim kebanggaannya.
Karena itu, dia berjanji bakal membalas kepercayaan tersebut dengan kerja keras dan dedikasi di atas lapangan.
"Bonek dan Bonita adalah salah satu pedoman suporter terbesar di Indonesia. Dukungan mereka menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi saya untuk selalu memberikan performa terbaik di setiap pertandingan. Saya mau membalas kepercayaan mereka dengan kerja keras di lapangan," tandasnya. (FL)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·