Raih Poin Tertinggi, SMAN 2 Samarinda Raih Juara 1 LKBB-PB Kaltim 2026

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

SMAN 2 Samarinda meraih Juara Pertama pada arena Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kemenangan ini membawa tim SMAN 2 Samarinda maju mewakili Provinsi Kalimantan Timur pada kejuaraan tingkat nasional di Jakarta.

Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak sekolah nan telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan.

Siti menilai antusiasme para peserta menjadi bukti semangat generasi muda dalam mengikuti aktivitas nan menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan jiwa kebangsaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adik-adik dengan semangat nan besar, nan tinggi untuk mengikuti aktivitas ini. Semoga aktivitas ini berkesan dan berfaedah untuk adik-adik semua," ujar Siti dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Siti menegaskan sekolah nan terpilih untuk melaju ke tingkat nasional tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga mewakili Kalimantan Timur.

"Satu sekolah nan bakal ke Jakarta adalah mewakili Kalimantan Timur. Jadi bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi mewakili Kalimantan Timur. Semoga di arena nasional kelak nan Insya Allah dilaksanakan pada bulan Agustus, adik-adik bisa berprestasi dan membanggakan Kalimantan Timur," katanya.

Lebih lanjut, Siti mengingatkan seluruh peserta agar tetap bangga atas pencapaian nan telah diraih, terlepas dari hasil akhir perlombaan. Menurutnya, seluruh peserta nan sukses mengikuti kejuaraan hingga tahap tersebut merupakan siswa-siswi terbaik dari sekolah masing-masing.

"Yang sudah ada di laman ini adalah adik-adik nan terbaik. Jadi jangan kecewa jika kelak tidak dapat piala. nan sudah ada di sini adalah adik-adik pilihan dan nan terbaik," tuturnya.

Keterbatasan Waktu Jadi Tantangan

Keberhasilan tim SMAN 2 Samarinda dalam arena ini tentu tak lepas dari beragam tantangan selama masa persiapan. Pelatih tim, Thesa Muhammad Rechto, mengatakan keterbatasan waktu latihan menjadi tantangan tersendiri lantaran bertepatan dengan agenda ujian sekolah para peserta.

"Kami sebenarnya tidak bisa latihan setiap hari. Kalau ada waktu latihan, kami memaksimalkannya semaksimal mungkin. Tantangan terbesar minggu ini adalah lantaran ada ujian, sehingga peserta kudu membagi konsentrasi antara belajar dan latihan," ujarnya.

Namun, Thesa menegaskan tim siap meningkatkan intensitas latihan dalam menghadapi kejuaraan tingkat nasional di Jakarta gar dapat memberikan hasil terbaik.

"Persiapan ke nasional pastinya latihan bakal lebih ketat lagi. Harapannya bisa membanggakan Kalimantan Timur, membanggakan sekolah, dan semoga SMAN 2 Samarinda bisa tampil lebih baik lagi dari nan sudah ditampilkan hari ini," katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Regu SMAN 2 Samarinda, Khevin Dwi Sandika. Ia mengungkapkan perjuangan tim tidak mudah lantaran kudu membagi waktu antara latihan, ujian sekolah, dan aktivitas lainnya.

"Persiapannya sangat berat, apalagi di saat ulangan dan ujian sekolah. Kami cukup kesulitan membagi waktu belajar dengan waktu latihan. Syukur kami bisa sampai di titik ini dan memenangkan juara pertama untuk mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional," ungkapnya.

Selain aspek akademik, dia menyebut support orang tua, kondisi fisik, dan mental juga menjadi tantangan nan kudu dihadapi selama proses latihan.

"Tantangannya selain membagi waktu, ada juga beberapa hambatan mengenai izin dari orang tua, kemudian aspek bentuk dan mental nan kudu dijaga lantaran latihan nan cukup keras," ucapnya.

Khevin juga membagikan pengalaman berkesan menjelang perlombaan. Menurutnya, sehari sebelum lomba seluruh personil tim tetap menjalani latihan malam meski dalam kondisi capek setelah menjalani beragam persiapan.

"H-1 sebelum lomba kami latihan malam di sekolah. Saat itu kondisinya sudah sangat lelah, tetapi kami tetap menyempatkan latihan. Sebelum pulang kami membikin lingkaran, bermohon bersama, dan saling mencurahkan semangat. Momen itu nan paling berkesan bagi kami," ungkapnya.

Untuk menghadapi kejuaraan nasional, dia berbareng timnya berencana melakukan sejumlah penyempurnaan, termasuk pada aspek susunan dan ketepatan aktivitas baris-berbaris.

"Kami bakal mempersiapkan ketepatan baris-berbaris dan kemungkinan ada perubahan pada beberapa formasi. Harapannya SMAN 2 Samarinda bisa semakin maju, kualitasnya terus meningkat, dan mudah-mudahan bisa meraih prestasi terbaik di tingkat nasional," pungkasnya.

Sebagai informasi, arena Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat Provinsi Kalimantan Timur berjalan di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Sabtu (6/6/2026). Sebanyak 10 sekolah tingkat SMA/SMK sederajat saling menampilkan keahlian susunan terbaiknya dalam baris-berbaris dan pengibaran bendera merah putih.

Adapun sepuluh sekolah nan bertanding, ialah SMKN 17 Samarinda, SMAN 8 Samarinda, SMKN 1 Sangatta Utara, SMAN 5 Samarinda, SMAN 3 Samarinda, SMKN 15 Samarinda, MAN 2 Samarinda, SMK TI Labbaika Samarinda, SMAN 2 Samarinda, dan SMAN 1 Tenggarong.

Pada hasil akhir, skor tertinggi diraih oleh SMAN 2 Samarinda dengan perolehan 6.505 poin dan menempati posisi pertama. Sementara di posisi kedua dengan perolehan skor 6.060 diraih oleh SMAN 5 Samarinda. Dan, pada posisi ketiga sukses ditempati oleh SMK TI Labbaika Samarinda dengan skor 5.960.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News