
Mantan petarung UFC, Dustin Poirier. (Foto: Instagram/dustinpoirier)
PETARUNG UFC, Dustin Poirier dilaporkan baru saja berurusan dengan norma setelah ditangkap oleh pihak kepolisian di Georgia, Amerika Serikat, atas dugaan mabuk di area publik. Karena masalah itu, mantan juara interim kelas ringan UFC tersebut pun berpotensi dipenjara.
Berdasarkan norma di negara bagian Georgia, jika terbukti bersalah, Poirier menghadapi akibat serius berupa denda hingga USD1.000 alias sekira Rp17,9 juta dan ancaman balasan penjara hingga satu tahun. Melalui unggahan singkat tujuh kata di IG Story miliknya, laki-laki berumur 37 tahun itu langsung memberikan respons: “Cinta kalian semua. Saya sedang memperbaiki diri.”
1. Perjuangan Emosional
Kasus norma ini memicu kekhawatiran di kalangan fans nan menduga Poirier tengah kesulitan beradaptasi dengan kehidupan setelah pensiun. Sebagai informasi, petarung asal Louisiana ini memutuskan meletakkan sarung tinjunya setelah menelan kekalahan dari Max Holloway dalam perebutan sabuk simbolis 'BMF' di UFC 318 pada Juli tahun lalu.
Dustin Poirier foto @ufc
Meski sekarang aktif bekerja sebagai analis pertandingan UFC, kekosongan setelah tidak lagi berkompetisi tampaknya menjadi beban berat bagi pemilik 15 bingkisan performa UFC ini. Pada Oktober lalu, Poirier sempat mencurahkan isi hatinya di media sosial kepada seorang penggemar.
Poirier mengaku sangat merindukan atmosfer pertarungan setiap hari sejak bangun tidur dan merasa ada bagian dari dirinya nan ikut meninggal setelah mendedikasikan dua dasawarsa hidupnya untuk MMA.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·