Jakarta, CNN Indonesia --
Politikus Partai Demokrat Yan Harahap menyentil Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus nan dinilai terusik oleh pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Yan mengatakan AHY sebelumnya memberi pernyataan nan bermaksud untuk membujuk semua komponen mengutamakan kepentingan bangsa di atas partai politik.
Ia mempertanyakan kenapa Deddy terusik dengan pernyataan AHY itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau rayuan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai saja dianggap hasutan, maka jangan-jangan nan terusik bukan isi pernyataannya, melainkan lantaran pesannya terlalu betul untuk dibantah," kata Yan dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6).
Yan malah mengaku mencurigai keahlian Deddy dalam mencerna pernyataan AHY.
"Jangan-jangan ini malah corak ketidakmampuannya dalam mencerna narasi nan disampaikan Mas AHY," ucap Yan.
Yan mengaku mendengar secara langsung pernyataan AHY nan dimaksud Deddy.
Menurutnya, pernyataan AHY sangat jelas bahwa tugas partai politik di dalam koalisi pemerintah adalah mendukung dan menyukseskan program pemerintah.
Sementara itu, lanjut dia, tugas partai politik di luar pemerintahan adalah menyampaikan kritik secara konstruktif dan disertai solusi. Menurutnya, itu adalah prinsip kerakyatan nan sehat.
Selain itu, kata dia, AHY juga menegaskan kepentingan nasional kudu ditempatkan di atas kepentingan partisan.
Ia mengatakan AHY apalagi mengingatkan agar tidak memecah belah bangsa, tidak mendiskreditkan seolah-olah semuanya salah, dan tetap membuka ruang pertimbangan terhadap aspirasi masyarakat.
"Sulit mencari kalimat nan lebih moderat dan lebih menyejukkan dari pada itu, ya kan?" kata Yan.
Yan mempertanyakan langkah Deddy memahami pernyataan AHY nan justru membujuk semua pihak mengedepankan kepentingan bangsa, menjaga persatuan, serta membangun kritik nan konstruktif.
Ia heran Deddy menganggap pernyataan AHY itu sebagai hasutan.
"Maka nan perlu dipertanyakan adalah langkah memahami pernyataan tersebut, bukan isi pernyataannya," katanya.
AHY sebelumnya merespons soal sikap PDIP nan dinilai abu-abu. AHY mengatakan ketika menjadi oposisi, partai kudu memberi kritik konstruktif dan bukan untuk memecah belah bangsa.
"Ketika jadi oposisi, tentu punya kepentingan memberikan pandangan-pandangan, apalagi kritik, tapi ya tentunya kudu konstruktif, kudu juga dengan solusi, tidak boleh kemudian memecah belah bangsa, tidak boleh juga mendiskreditkan seolah-olah semuanya salah," kata AHY beberapa waktu lalu.
Deddy lampau menyinggung pernyataan AHY itu. Deddy mengatakan sejak 2025 lalu, PDIP selalu dituding sebagai dalang demo. PDIP kembali dituding dalam demo beberapa waktu belakangan.
Deddy mengatakan tudingan itu tidak terbukti lantaran tidak ada satu pun kader PDIP alias mengenai PDIP diproses norma lantaran ricuh demo.
"Sekarang sama saja. Eh dituduh-tuduh Andi Widjajanto. Bahkan seorang Menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut. Nah, ini lagi-lagi membuktikan bahwa memang berada di luar pemerintahan itu selalu mudah menjadi kambing hitam," ujar Deddy.
(yoa/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·