
Qodari Ungkap Cara RI Kurangi Impor LPG (Foto: Pertamina Patra Niaga)
JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat program prioritas nasional, salah satunya jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga. Program Jargas ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas daya bersih dan terjangkau bagi masyarakat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan, progam jargas ini merupakan strategi mengurangi ketergantungan terhadap impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).
"Mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor dan memperkuat kemandirian daya nasional," kata Qodari dalam konvensi pers di kantornya, Rabu (5/7/2026).
Dia menjelaskan, kebutuhan gas nasional untuk memasak mencapai 5 juta metrik ton per tahun. Namun produksi LPG dalam negeri baru sekitar 1,4 juta ton sehingga hanya bisa memenuhi kebutuhan nasional sekira 30 persen.
Dengan perihal tersebut, artinya kebutuhan LPG dalam negeri tetap berjuntai pada kebutuhan impor.
"Kebutuhan gas kita untuk memasak itu satu tahun 5 juta metrik ton, tetapi produksi dalam negeri adalah 1,4 juta ton ya jika ini kita bicara LPG. Artinya nan bisa dipenuhi hanya sekitar 30%, kurang dan lantaran itu sisanya diimpor," katanya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·