Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Tenggara

Sedang Trending 21 jam yang lalu
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Tenggara Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin.(Biro Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di area Asia Tenggara. Pernyataan itu disampaikan saat Putin menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di sela Forum Ekonomi Timur alias Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Kamis (3/9).

Menurut Putin, kerja sama bilateral juga ditopang komisi berbareng nan secara aktif membahas sejumlah bagian prioritas. Putin mengatakan hubungan kedua negara terus berkembang di beragam sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, industri, teknologi informasi, daya hingga pembangunan kapal.

"Indonesia merupakan salah satu mitra utama Rusia di Asia Tenggara. Kami telah terikat hubungan persahabatan selama bertahun-tahun. Perdagangan terus berkembang dan meningkat. Tahun lalu, nilainya tumbuh lebih dari 12%," kata Putin seperti dilaporkan instansi buletin TASS. "Bidang nan menjadi perhatian kami antara lain pertanian, pembangunan kapal, teknologi informasi, dan energi," katanya.

Putin juga menyinggung kesepakatan perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Menurut dia, kesepakatan tersebut menjadi salah satu injakan untuk memperluas hubungan ekonomi kedua negara.

Putin menyebut Jakarta sebagai sahabat lama dan dapat diandalkan Rusia di lingkungan ASEAN. Dia mengatakan kerja sama kedua negara tidak terbatas pada hubungan bilateral, tetapi juga berjalan melalui beragam forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pemimpin Rusia itu berambisi pertemuan dengan Prabowo dapat menghasilkan dorongan baru bagi hubungan bilateral. Putin juga menilai hubungan personalnya dengan Prabowo mencerminkan kuatnya hubungan strategis antara Rusia dan Indonesia. "Jakarta merupakan sahabat kami nan dapat diandalkan dan telah lama menjadi mitra Rusia di ASEAN. Kami bekerja sama di beragam platform, termasuk PBB," ujar Putin.

"Saya percaya pertemuan bakal berfaedah dan memberikan dorongan baru bagi kerja sama serta perkembangan hubungan kedua negara," katanya. "Saya mau berterima kasih lantaran Anda (Prabowo) telah datang ke Vladivostok dan berperan-serta dalam Forum Ekonomi Timur sebagai tamu kehormatan. Kami sangat senang menyambut Anda, Presiden," kata Putin.

Dalam agenda di Forum Ekonomi Timur, Putin menegaskan Rusia mau menjadikan wilayah Timur Jauh sebagai area nan terbuka bagi kerja sama internasional sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi dan perubahan dinamis. Putin menyampaikan perihal itu dalam sesi pleno EEF.

Menurut Putin, Rusia terus meningkatkan keterlibatannya dalam kerja sama investasi dan perdagangan di area Asia-Pasifik. Ia menegaskan hubungan tersebut dibangun berasas prinsip kesetaraan dengan mitra serta organisasi integrasi ekonomi di kawasan. "Asia-Pasifik merupakan pusat pertumbuhan nan kuat dan menjadi salah satu area nan menentukan arah perkembangan ekonomi global," ujar Putin.

"Rusia merupakan peserta aktif dalam kerja sama investasi dan perdagangan di area Asia-Pasifik. Kami berinteraksi secara setara dengan para mitra dan organisasi integrasi terkemuka di kawasan," katanya. (Dhk/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia