Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan memberikan sinyal kuat bahwa bentrok berkepanjangan di Ukraina bakal segera mencapai titik akhir. Pernyataan ini muncul di tengah upaya diplomasi internasional nan terus melangkah untuk menghentikan perang nan telah berjalan selama lima tahun tersebut.
"Saya pikir masalah ini bakal segera berakhir," kata Putin kepada wartawan akhir pekan lalu.
Mengutip Reuters, optimisme Putin ini diperkuat oleh penjelasan ahli bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Selasa (12/5/2026). Peskov mengungkapkan bahwa telah ada kemajuan nyata dari kerja sama trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat nan menjadi landasan bagi berakhirnya pertempuran.
"Akumulasi landasan dalam perihal proses perdamaian ini memungkinkan kami untuk mengatakan bahwa penyelesaian memang sudah mendekat," ujar Peskov.
Sinyal perdamaian juga datang dari Gedung Putih, di mana Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan serupa sebelum bertolak menuju China. Trump meyakini bahwa kesepakatan final antara kedua negara nan bertikai sudah sangat dekat, meski dirinya belum bersedia merinci poin-poin kesepakatan tersebut.
"Akhir dari perang di Ukraina betul-betul saya pikir sudah sangat dekat," kata Trump saat meninggalkan Gedung Putih pada hari Selasa.
Namun, angan manis dari Moskow dan Washington tersebut berbanding terbalik dengan sikap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Zelensky justru menyampaikan kekhawatiran mendalam dan menegaskan bahwa dirinya tidak memandang adanya iktikad baik dari pihak Rusia untuk betul-betul menghentikan agresi.
"Rusia tidak mempunyai niat untuk mengakhiri perang ini. Dan kami, sayangnya, sedang bersiap untuk serangan-serangan baru," ujar Zelensky.
Hingga saat ini, kebuntuan tetap terjadi lantaran perbedaan syarat perdamaian di mana Rusia nan menguasai seperlima wilayah Ukraina menuntut penyerahan wilayah lebih lanjut, sementara Kyiv menuntut penarikan total pasukan. Meski demikian, Peskov menyatakan bahwa Putin tetap bersedia berjumpa langsung dengan Zelensky untuk memberikan "titik akhir" pada bentrok ini segera setelah proses persiapan selesai.
"Dan untuk finalisasi tersebut, guna memberikan titik akhir sepenuhnya, tetap banyak pekerjaan persiapan nan perlu dilakukan," tutur Peskov sembari menambahkan bahwa perang bisa berhujung kapan saja jika Zelensky mengambil keputusan nan diperlukan.
(tps/luc)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·