Putin dan Prabowo Bahas Kerja Sama Kapal hingga Nuklir

Sedang Trending 23 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa volume perdagangan Indonesia dan Rusia mengalami kenaikan 12 persen. Dia menilai kerja sama kedua negara tetap dapat ditingkatkan dan diperluas ke sektor-sektor lainnya.

"Perdagangan antara kedua negara kita juga berkembang. Pada tahun lampau volume perdagangan naik 12 persen. Komisi Bersama Rusia Indonesia di bagian ekonomi, perdagangan dan kerja sama teknis terus bekerja," jelas Putin saat melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Putin menyinggung kerja sama bilateral Indonesia-Rusia di bagian pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, hingga daya nuklir. Terlebih, kedua negara telah menyepakati perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia.

"Kami memerhatikan pembangunan kerja sama bilateral di bagian pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya daya nuklir. Kita telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas antara Republik Indonesia dan Uni Ekonomi Rusia," tuturnya.

Putin menekankan Indonesia merupakan salah satu mitra kunci Rusia di area Asia-Pasifik. Selain itu, dia menyebut Indonesia sebagai salah satu sahabat Rusia nan tepercaya di ASEAN dan organisasi internasional lainnya.

"Saya percaya pertemuan kali ini bakal memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita," ujar Putin.

"Kami sangat senang dan ceria menerima kunjungan dari Bapak Presiden hari ini. Selamat datang," sambung Putin.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita