Purbaya soal Rupiah Melemah: Itu Urusan BI, Bukan Kemenkeu

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

 Itu Urusan BI, Bukan Kemenkeu

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan otoritas penuh atas pengendalian nilai tukar Rupiah berada di tangan Bank Indonesia (BI) selaku bank sentral. 

Hal ini muncul merespons pelemahan nilai tukar Rupiah nan kian tajam serta adanya wacana pemanggilan dirinya oleh DPR RI berbareng Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. 

Purbaya menyatakan bahwa secara konstitusional, mandat untuk menjaga stabilitas mata duit tidak berada di bawah kementerian nan dia pimpin.

"Belum (bertemu DPR), tapi jika rupiah itu urusan bank sentral, bukan urusan kementerian keuangan," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Selasa (12/5/2026).

Terkait rencana Ketua DPR RI, Puan Maharani, nan beriktikad memanggil otoritas finansial dan moneter guna meminta penjelasan atas kondisi makro terkini, Purbaya menyatakan kesiapannya untuk hadir.

Namun, dia menekankan bahwa kapasitasnya dalam urusan nilai tukar condong pasif dibandingkan Bank Indonesia.

"Iya kita siap. Kalau saya kan pasif di situ. Harusnya bank sentral saja nan menjelaskan kenapa. Karena tugas bank sentral hanya satu, menentukan undang-undang kan. Menjaga stabilitas, nilai tukar, dan nan lain," tegasnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com