Purbaya Sindir World Bank soal Pertumbuhan Ekonomi: Dia Sudah Melakukan Dosa Besar

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 09 April 2026 |13:53 WIB

 Dia Sudah Melakukan Dosa Besar

Purbaya Sindir World Bank soal Pertumbuhan Ekonomi: Dia Sudah Melakukan Dosa Besar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka bunyi soal World Bank nan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik serta pertumbuhan ekonomi Indonesia. World Bank menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di area Asia Timur dan Pasifik melambat dari 5 persen pada 2025 menjadi 4,2 persen pada 2026 dan 4,4 persen pada 2027. 

World Bank juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 mencapai 4,7 persen. Angka tersebut merupakan penurunan dari perkiraan sebelumnya di level 4,8 persen.

Purbaya menekankan optimismenya soal esensial ekonomi nasional dan keahlian finansial sejauh ini. Purbaya mengatakan rilis Bank Dunia kemungkinan besar menghitung akibat inflasi nilai minyak beberapa waktu belakang akibat tensi geopolitik di Timur Tengah. Namun, dia menitikberatkan ekonomi nasional bisa resiliensi di tengah ketidakpastian dunia sehingga ada salah kalkulasi atas proyeksi.

"Triwulan pertama saja (pertumbuhan ekonomi) mungkin 5,5 persen, 5,6 persen alias lebih. Berarti World Bank itu kita mau resesi (ekonomi), turun ke bawah sekali, setelah itu kan jika rata-ratanya ke 4,6 persen. Saya pikir World Bank salah hitung," kata Purbaya saat ditemui di instansi Kemenkeu, Kamis (9/4/2026).

Atas dugaan pertumbuhan ekonomi nasional, Purbaya mengatakan rilis Bank Dunia berakibat sentimen negatif terhadap perekonomian. Inflasi, nilai minyak bumi nan menjadi salah satu parameter proyeksi Bank Dunia disebut berkarakter temporer.

"Kalau sebulan nilai minyak turun, World Bank pasti bakal akan merubah prediksinya. Dia sudah melakukan dosa besar. Dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika nilai minyak sudah baik lagi ke level nan normal," ujar dia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com