Purbaya ke Gen Z yang Mau Main Saham: Pelajari Dulu, Bukan Langsung Jago

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Ilustrasi Gen Z. Foto: Fit Ztudio/Shutterstock

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbagi tips untuk Generasi Z (Gen Z) nan bakal mulai berinvestasi. Menurutnya, ada beberapa perihal nan kudu disiapkan.

Purbaya berpesan agar Gen Z nan bakal berinvestasi, utamanya di pasar saham untuk mempelajari terlebih dulu pengetahuan dasar soal pasar saham.

“Jadi intinya bagi penanammodal muda untuk sukses berinvestasi, bukan otomatis jika Anda masuk ke pasar saham langsung jadi jago. Anda pelajari dulu pengetahuannya, baru kelak Anda bisa untung lebih tinggi dari profesional-profesional nan di pasar modal alias nan di asosiasi ini,” kata Purbaya Acara Peresmian PINTAR Reksa Dana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (27/4).

Ia menjelaskan bahwa berinvestasi memang lah berbeda dengan menabung di bank. Hal ini lantaran dalam investasi terdapat akibat baik mini maupun besar.

“Jadi berinvestasi selalu ada risikonya. High risk, high gain. No risk, no gain. Low risk, low gain. Selalu ada itu. Kalau Anda nabung di bank, itu bukan dihitung investasi. Karena aman, risikonya tinggal di banknya aja,” ujarnya.

Maka dari itu untuk para Generasi Z nan belum mempunyai cukup pengetahuan mengenai pasar modal, Purbaya juga menjelaskan ada mahir nan bisa mengelola investasi di pasar modal dengan akibat nan lebih terukur. Ini lah nan diluncurkan OJK lewat Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana.

video story embed

Dengan program tersebut, Generasi Z bisa berinvestasi dengan mudah tanpa memikirkan waktu terbaik untuk masuk ke pasar saham.

“Program PINTAR adalah jawaban atas akibat nan ada pada reksadana tradisional. Melalui sistem rupiah cost averaging nan terautomasi, ialah menyisihkan duit dengan jumlah tetap secara rutin dalam periode tertentu. Dengan prinsip compounding, pandai memitigasi akibat market timing. Anda tidak perlu lagi pusing kapan waktu terbaik untuk masuk ke pasar,” ujar Purbaya.

Purbaya juga menjelaskan dengan program tersebut, Generasi Z bisa lebih disiplin dalam berinvestasi. Hal ini lantaran investasi bisa didesain agar terus dilakukan secara rutin. Dengan begitu, hasil berinvestasi nan diperoleh dapat optimal.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan