Purbaya Guyur Likuiditas Rp70 Triliun ke Perbankan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |19:08 WIB

Purbaya Guyur Likuiditas Rp70 Triliun ke Perbankan

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengucurkan suntikan biaya segar ke industri perbankan nasional dengan total nilai mencapai Rp70 triliun dalam rentang tiga hari terakhir.

Pengucuran likuiditas tersebut berasal dari penempatan rekening pemerintah nan selama ini tersimpan di Bank Indonesia (BI). Penempatan biaya dilakukan secara bertahap, ialah sebesar Rp30 triliun pada Senin (3/8/2026) dan disusul Rp40 triliun pada hari ini, Rabu (5/8/2026).

"Hari ini tambah Rp40 triliun dan Rp30 triliun hari Senin," kata Purbaya dalam media briefing di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Purbaya memastikan bahwa langkah intervensi likuiditas ini tetap konsisten dengan komitmen pemerintah hingga tahun depan, ialah mengalokasikan total biaya sebesar Rp200 triliun sebagaimana nan pernah dijalankan pada tahun sebelumnya.

"Kita pastikan sampai tahun depan Rp200 triliun," ujar Purbaya.

Langkah penempatan biaya ke sektor perbankan ini ditujukan untuk menjaga daya tahan likuiditas perbankan tetap aman.

Dengan likuiditas nan memadai, perbankan diharapkan dapat menahan kenaikan biaya pinjaman (cost of funds) di tengah tingginya tren suku kembang referensi bank sentral.

Untuk memastikan suku kembang angsuran ke sektor riil tetap terjangkau, Purbaya juga telah menginstruksikan seluruh Badan Layanan Umum (BLU) serta Special Mission Vehicle (SMV) di bawah naungan Kementerian Keuangan agar tidak meminta imbal hasil alias kembang simpanan nan terlalu tinggi kepada bank penampung.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com