Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 29 Januari 2026 |11:48 WIB

Purbaya Bahas Strategi Hadapi MSCI hingga BUMN Baru Perminas (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bocoran mengenai isi pertemuan berbareng jejeran ketua kementerian dan lembaga di tengah dinamika pasar modal nan sedang menghangat.
Selain membahas agenda rutin seperti pengendalian inflasi, pertemuan tersebut menjadi arena konsolidasi serius untuk merespons tekanan indeks MSCI serta rencana strategis lembaga pengelola investasi, Danantara.
Strategi Hadapi MSCI
Purbaya mengungkapkan bahwa salah satu poin krusial nan dibicarakan adalah langkah konkret Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menenangkan pasar pasca-pembekuan sementara sejumlah indeks oleh MSCI.
"Tadi telaah makan pagi. Utamanya makan pagi. Tapi ada juga obrolan tentang tadi kesungguhan nan kita hadapi dengan kasus nan MSCI tadi. Saya pikir Pak Mahendra (Ketua OJK) sudah mengumumkan langkah-langkah apa nan bakal diambil. Tapi kelak dia bakal mengumumkan di bursa hari ini," ujar Purbaya saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Kamis (29/1/2026).
BUMN Baru Perminas
Sementara, mengenai berita pembentukan BUMN daya baru, Perminas, Purbaya menyerahkan rincian teknisnya kepada Danantara.
Namun, dia menekankan visi besar agar Danantara lebih garang melakukan investasi langsung nan menciptakan nilai tambah ekonomi (economic creation) daripada hanya memarkir biaya di surat utang negara (bond).
Menurut Purbaya, Danantara mempunyai ruang mobilitas likuiditas nan sangat luas tahun ini. Ia menilai investasi pada pembentukan BUMN baru jauh lebih efektif untuk menggerakkan ekonomi nasional.
"Oh iyalah (lebih krusial bikin BUMN langsung). Kalau ke bond kan saya bayar kembang untuk duit dulunya punya saya juga. Kalau dia beli bikin BUMN langsung kan bakal menggerakkan ekonomi. Justru itu nan diharapkan dari Danantara. Jadi ada creation nan baru," tegas Purbaya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·