Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen terus berlanjut, setelah Seksi 6 ruas Ambarawa-Bawen sukses dibuka fungsional pada arus mudik dan kembali Lebaran 2026. PT Jasamarga Jogja Bawen, selaku badan upaya jalan tol (BUJT) nan membangun Tol Yogyakarta-Bawen mengungkapkan progres Seksi 2 ruas Banyurejo-Borobudur mulai terlihat.
"Setelah pembangunan Seksi 1 (Sleman-Banyurejo) dan Seksi 6 (Ambarawa-Bawen), sekarang Seksi 2 (Banyurejo-Borobudur) datang sebagai bagian dari rangkaian nan dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah secara bertahap," kata Jasamarga Jogja Bawen melalui IG resmjnya @jasamargajogjabawen.official, dikutip Minggu (26/4/2026).
Adapun Seksi 2 ini membentang seoanjang 15,2 km, menghubungkan wilayah Banyurejo di Sleman hingga area Borobudur di Magelang Jawa Tengah.
Per Maret 2026, Seksi 2 tetap dalam tahap pembebasan lahan, di mana progresnya telah mencapai 92,42%. Pekerjaan difokuskan pada pembersihan lahan serta persiapan pengeboran pondasi struktur sebagai tahap awal pembangunan fisik.
Foto: Tol Ambarawa-Bawen. ((Dok: PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB)
"Seksi 2 datang sebagai bagian dari upaya memperkuat akses dari Sleman hingga Magelang, sekaligus mendukung mobilitas dan pariwisata di wilayah sekitar," terang Jasamarga Jogja Bawen.
Pembangunan Seksi 2 diharapkan dapat terhubung dengan seluruh seksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, sehingga menciptakan konektivitas nan lebih utuh dan memberikan faedah nan lebih luas bagi masyarakat.
"Kami terus berkomitmen menghadirkan prasarana nan berbobot guna mendukung mobilitas dan pertumbuhan wilayah di DI Yohyakarta dan Jawa Tengah," tutupnya.
Sebagai informasi, pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen terbagi dalam enam seksi, ialah Seksi 1 Sleman-Banyurejo sepanjang 8,25 km, Seksi 2 Banyurejo-Borobudur sepanjang 15,26 km, Seksi 3 Borobudur-Magelang 8,08 km, Seksi 4 Magelang-Temanggung sepanjang 16,26 km, Seksi 5 Temanggung-Ambarawa sepanjang 22,56 km, dan Seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 5,21 km.
(wur/wur)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·