Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |08:40 WIB

Friderica Widyasari Dewi dipilih menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan. (Foto: Okezone.com/OJK)
JAKARTA - Friderica Widyasari Dewi dipilih menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK setelah melalui uji kepatutan dan kepantasan (fit and proper test) nan dilakukan Komisi XI DPR RI, Rabu (11/10/2026). Kiki, sapaan berkawan Friderica, berbareng lima personil lainnya ditetapkan menjadi personil Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031.
Mengutip info OJK, Kamis (12/3/2026), Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, 28 November 1975. Ia telah menjalani lebih dari 10 tahun pekerjaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005 hingga menjadi Direktur Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia pada 2009–2015.
Kariernya bersambung di self-regulatory organizations (SRO) lainnya, ialah PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Keuangan pada 2015–2016. Selanjutnya, dia menjabat sebagai Direktur Utama PT KSEI pada 2016–2019, sebelum akhirnya menjadi Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada 2020–2022.
Kiki juga diketahui mempunyai sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) nan dikeluarkan oleh OJK pada 2019.
Ia meraih gelar sarjana di bagian ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 2001. Kemudian melanjutkan pendidikan di California State University, AS, dan mendapatkan gelar Master of Business Administration pada 2004. Kiki juga meraih gelar ahli di bagian studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Universitas Gadjah Mada pada 2019.
Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan keputusan tersebut diambil melalui sistem musyawarah mufakat setelah Komisi XI menilai kemampuan, kapasitas, dan kompetensi para calon nan mengikuti uji kelayakan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·