Ilustrasi(Dok Pexels)
PELATIH Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa timnya wajib meraih kemenangan saat menghadapi Arab Saudi pada pertandingan kedua Grup H Piala Dunia FIFA 2026. Laga tersebut bakal berjalan di Atlanta Stadium, Minggu pukul 23.00 WIB.
Tiga poin menjadi sasaran utama bagi La Furia Roja untuk menjaga kesempatan melangkah ke fase gugur. Pada pertandingan pembuka, Spanyol secara mengejutkan kandas meraih kemenangan setelah ditahan seri 0-0 oleh Tanjung Verde. Dalam laga itu, kiper veteran berumur 40 tahun, Vozinha, tampil gemilang dengan mencatatkan tujuh pengamanan penting.
"Kami kudu memperbaiki keadaan. Situasinya tidak dramatis, tetapi kami kudu menang besok," kata De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA, Minggu (21/6).
Meski hasil perdana tidak sesuai harapan, De la Fuente memastikan suasana di ruang tukar tetap kondusif. Menurutnya, para pemain tetap menunjukkan mentalitas kompetitif nan kuat meskipun datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Eropa dan kandas mengalahkan Tanjung Verde nan baru menjalani debut di arena tersebut.
"Tidak ada rasa panik alias kecemasan. Kami beruntung mempunyai tim dengan karakter kompetitif nan luar biasa. Namun ada satu perihal nan bisa saya katakan: para pemain kami merasa terganggu dengan hasil sebelumnya," kata pembimbing 65 tahun itu.
"Mereka sangat termotivasi, dan besok Anda bakal memandang sisi nan berbeda dari mereka," kata dia.
Di kubu lawan, Arab Saudi juga mengawali turnamen dengan hasil seri saat menghadapi Uruguay. Tim berjuluk Elang Hijau itu berkeinginan memberikan kejutan saat berhadapan dengan Spanyol demi menjaga kesempatan mengulang pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia, ialah lolos ke babak 16 besar pada jenis 1994 nan juga berjalan di Amerika Serikat.
Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, menyatakan timnya telah melakukan beragam pertimbangan setelah laga pertama. Ia menilai performa anak asuhnya cukup menjanjikan pada babak pertama melawan Uruguay, tetapi tetap perlu peningkatan setelah turun minum.
"Kami siap. Penampilan kami di babak pertama melawan Uruguay cukup baik, tetapi saya tidak puas dengan permainan kami di babak kedua," kata Donis.
"Kami telah bekerja keras untuk memperbaiki organisasi pertahanan lantaran kami bakal menghadapi tim nan sangat dominan dalam penguasaan bola dan merupakan salah satu nan terbaik di dunia," kata dia. (Ant/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·