Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui di Pesisir Barat, Lampung.(Dok. PTPP)
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/6). Kehadiran rumah sakit nan dibangun oleh PT PP (Persero) Tbk (PTPP) ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses jasa kesehatan di wilayah pesisir serta wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan kepulauan (3T).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga atas tersedianya akomodasi kesehatan nan memadai bagi masyarakat Pesisir Barat. Ia menekankan pentingnya pemerataan prasarana kesehatan agar masyarakat di wilayah tidak lagi kesulitan mendapatkan perawatan medis berkualitas.
“Saya menyambut baik dan dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan saya bisa datang di sini. Saya berbahagia bahwa Kabupaten Pesisir Barat di Kota Krui ini sekarang bisa mendapat akses jasa kesehatan nan memadai,” ujar Presiden Prabowo Subianto, dilansir dari keterangan resmi, Rabu (10/6).
Peresmian ini turut dihadiri oleh jejeran menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan bahwa RSUD KH. Muhammad Thohir Krui adalah bagian dari program pembangunan 66 rumah sakit di seluruh Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk menangani lima penyebab kematian utama, ialah stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.
“Atas perintah Bapak, kami berterima kasih diberi kepercayaan. Sebanyak 66 rumah sakit, termasuk di sini, dibangun agar bisa melayani penyakit prioritas. Harapannya, semua pelayanan selesai di sini,” kata Menkes. Ia juga memuji kualitas gedung nan dikerjakan oleh PTPP di bawah koordinasi Danantara.
PTPP menerapkan penemuan bangunan Hollow Core Slab (HCS) untuk mempercepat pembangunan tanpa mengurangi mutu, mengingat letak proyek nan cukup jauh dari pusat pengedaran material. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung agenda Asta Cita pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui prasarana kesehatan nan modern.
“Proyek ini tidak hanya menghadirkan prasarana modern, tetapi memberikan akibat langsung bagi masyarakat Pesisir Barat. PTPP berkomitmen mendukung pembangunan nan memberikan faedah nyata dan berkelanjutan,” pungkas Joko. (RO/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·