Practice F1 GP Austria: Kimi Antonelli Ungguli Piastri, Ferrari dan Red Bull Kesulitan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Kimi Antonelli Ungguli Piastri, Ferrari dan Red Bull Kesulitan Kimi Antonelli tampil dominan berbareng Mercedes dalam sesi latihan bebas GP Austria. Di sisi lain, Ferrari dan Red Bull tetap kudu berjuang keras.(Formula 1)

PEMBALAP Mercedes, Kimi Antonelli, sukses memimpin sesi latihan bebas (practice) menjelang Grand Prix Austria. Pemimpin klasemen kejuaraan bumi tersebut tampil dominan dan sukses mengungguli pembalap McLaren, Oscar Piastri.

Antonelli, nan saat ini unggul 41 poin dari pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, di klasemen sementara, mencatatkan waktu 0,237 detik lebih sigap daripada Piastri. Posisi ketiga ditempati oleh juara bumi sekaligus rekan setim Piastri, Lando Norris, nan diikuti oleh Max Verstappen dari Red Bull di posisi keempat. Sementara itu, Lewis Hamilton dan George Russell masing-masing kudu puas di posisi kelima dan keenam.

Meski tertinggal di catatan waktu tunggal, McLaren menunjukkan ritme balap (race pace) nan sangat kompetitif pada simulasi long run. Russell mengakui ketangguhan rivalnya tersebut.

"Itu adalah kejutan nyata memandang lap pertama McLaren di P2 langsung berada di posisi atas, dan ritme balap mereka, terutama di sisi Lando, terlihat sedikit lebih baik dari kami," ujar Russell.

Piastri sendiri menilai Mercedes, khususnya Antonelli, tetap mempunyai potensi tersembunyi lantaran catatan waktu terbaik pembalap muda itu diraih menggunakan ban lunak (soft) nan sudah melewati kondisi optimalnya.

"Kami selangkah di belakang Mercedes, alias setidaknya Kimi, nan memang sudah kami perkirakan. Bagi Kimi untuk mencetak waktu seperti itu pada lap keduanya dengan ban soft cukup mengesankan," kata Piastri.

Pernyataan tersebut didukung oleh Direktur Teknis Applied Engineering McLaren, Neil Houldey.

"Mercedes, dan khususnya Kimi, bakal sangat susah untuk dikalahkan," tutur Houldey.

Upgrade Ferrari dan Red Bull Belum Maksimal

Di kubu Ferrari, akhir pekan ini mereka memperkenalkan pembaruan (upgrade) mesin demi memangkas jarak kecepatan dari Mercedes. Namun, performa tim berlambang kuda jingkrak ini tetap tergolong minim pergerakan. Hamilton terpaut 0,597 detik dari Antonelli, sedangkan Charles Leclerc tertahan di posisi kedelapan di belakang Isack Hadjar (Red Bull).

Bos Ferrari, Frederic Vasseur, mengungkapkan bahwa kondisi sirkuit menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.

"Ini adalah hari Jumat nan berat bagi kami nan sedikit kesulitan dengan kondisi ekstrem, ketinggian, dan suhu. Ini sama untuk semua orang tetapi tidak terlalu cocok untuk kami. Kami punya waktu malam ini untuk memperbaiki dan menyatukan semuanya, dan mari mencoba melakukan pekerjaan nan lebih baik pada hari Sabtu. Sejauh ini kami tetap jauh dari potensi kami," jelas Vasseur.

Vasseur juga meredam ekspektasi berlebih mengenai peningkatan mesin baru mereka.

"Kami baru mengetahui tentang Aduo (program pengembangan tambahan) dua minggu lalu, Anda tidak bisa berambisi mempunyai langkah maju nan besar. Ini memang mesin baru, tetapi ini bukan langkah nan signifikan," tambahnya.

Nasib serupa dialami Red Bull nan membawa pembaruan besar pada mobil mereka. Verstappen dan rekan setimnya, Hadjar, kompak mengeluhkan minimnya daya cengkeram (grip) jet darat mereka.

"Ini bukan mobil nan sama sekali berbeda. Terasa seperti biasanya. Kami tetap mempunyai pekerjaan nan kudu dilakukan untuk mengejar ketertinggalan," ungkap Hadjar nan kebingungan dengan perilaku mobilnya.

Di barisan belakang, akhir pekan susah bagi tim Cadillac tetap berlanjut. Sergio Perez terpaksa berakhir lebih awal lantaran masalah elektronik, sementara Valtteri Bottas kudu menyudahi sesi di pertengahan latihan setelah mobilnya mengeluarkan percikan api dari bagian bawah. (BBC/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia