Binti Mufarida
, Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |17:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto (foto: tangkapan layar)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat penegakan hukum, terhadap kejahatan lingkungan sekaligus menjaga ketahanan nasional dan persatuan bangsa dalam menghadapi beragam tantangan.
Prabowo meminta seluruh jejeran mengenai mengusut tuntas dugaan keterlibatan manusia dan korporasi dalam kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Dia juga memastikan tindakan tegas bakal diambil terhadap pihak-pihak nan terbukti melanggar hukum.
“Saya minta kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, dibantu TNI, dibantu intelijen untuk selidiki lantaran rupanya banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab. Rakyat juga menangkap beragam oknum nan sengaja membakar, nan bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan,” ujar Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Halaman Tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Prabowo menyoroti hasil penyelidikan di lapangan nan menunjukkan, bahwa karhutla tidak semata-mata disebabkan aspek alam, tetapi juga diduga melibatkan kombinasi tangan manusia dan tanggung jawab sejumlah korporasi.
“Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan lantaran apa nan mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita. Kita tidak boleh menganggap ini remeh, kita bakal sekarang masif menangani itu, tapi kita juga bakal mengusut sampai tuntas dan kali ini maaf, kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja,” imbuh Prabowo.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·