Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dan Rusia sangat cocok bekerja sama. Sebab, kedua negara mempunyai kekayaan alam dan sumber daya nan berbeda sehingga dapat menjalin kerja sama di beragam sektor.
"Perekonomian Indonesia dan Rusia bukanlah gambaran cermin satu sama lain. Saya percaya justru lantaran itulah keduanya dapat cocok untuk bekerja sama," kata Prabowo saat pidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026), disiarkan dari YouTube Sekretariat Presiden.
Dia menyampaikan Rusia terkenal mempunyai kekayaan seperti gandum, pupuk, energi, hingga pengetahuan pengetahuan. Sementara itu, Indonesia mempunyai minyak sawit, perikanan, hingga tenaga kerja muda.
"Rusia mempunyai gandum, pupuk, energi, pengetahuan pengetahuan, teknik maju. Indonesia mempunyai minyak sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, furnitur, peralatan konsumsi, dan tenaga kerja muda, serta pintu gerbang menuju 680 juta masyarakat ASEAN," jelasnya.
"Kekuatan satu pihak dapat menjawab kebutuhan pihak lainnya," sambung Prabowo.
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·