Prabowo Tiba di Nagekeo, Tinjau Dampak Gempa NTT

Sedang Trending 9 jam yang lalu

Prasetyo menyampaikan, support logistik dan perlengkapan telah disalurkan kepada penduduk terdampak gempa melalui Sekretariat Presiden sejak 15 hingga 24 Agustus 2026.

Bantuan tersebut meliputi 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, 10,29 ton air mineral, serta obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, hingga dua set rumah sakit lapangan.

Selain itu, pemerintah memperkuat support pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak melalui pengerahan beragam akomodasi kesehatan tanggap bencana.

"KRI Soeharso-990 milik TNI AL telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, nan bakal difungsikan sebagai rumah sakit lapangan, sementara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat," jelas Prasetyo.

"Di tingkat daerah, dua rumah sakit lapangan juga telah dioperasionalkan, masing-masing di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, untuk pelayanan operatif dengan 29 tindakan operasi nan telah dilakukan secara kumulatif, serta di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat dan tindakan operasi bagi korban gempa," sambungnya.

Dia memastikan penanganan akibat musibah gempa NTT tidak bakal berakhir pada masa tanggap darurat saja. Pemerintah bakal memastikan proses pemulihan musibah dilanjutkan secara berjenjang hingga penduduk NTT dapat hidup normal kembali.

"Tidak hanya melalui rehabilitasi akomodasi dan jasa nan terdampak, tetapi juga rekonstruksi untuk membangun kembali prasarana dan kehidupan masyarakat secara lebih baik dan berkelanjutan," ujar Prasetyo.

Pemerintah bakal terus bekerja agar masyarakat NTT nan terdampak tidak merasa melangkah sendiri dalam menghadapi musibah dan dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal," imbuh dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita