Prabowo Tetap Pakai Maung Meski Bannya Bocor

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Prabowo Tetap Pakai Maung Meski Bannya Bocor Presiden Prabowo Subianto menaiki mobil buatan PT Pindad, Maung(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengaku tetap menggunakan kendaraan buatan dalam negeri sebagai corak support terhadap industri nasional, meskipun mobil tersebut tetap mempunyai sejumlah kekurangan nan kudu terus disempurnakan.

Pengakuan itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI di Lampung, Rabu (10/6). Prabowo menegaskan bahwa Indonesia kudu berani membangun kemandirian industri, termasuk di sektor otomotif.

Menurutnya, setelah lebih dari delapan dasawarsa kemerdekaan, Indonesia sudah semestinya mempunyai kendaraan hasil karya anak bangsa nan bisa menjadi kebanggaan nasional.

"Setelah 81 tahun merdeka kita kudu punya mobil buatan Indonesia sendiri. Kita sudah mulai merintis, sekarang TNI sudah pakai jeep buatan putra-putri Indonesia sendiri," kata Prabowo seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Ia menuturkan bahwa komitmen menggunakan produk dalam negeri tidak hanya diterapkan di lingkungan militer. Sebagai kepala negara, dirinya juga memilih menggunakan kendaraan produksi nasional, ialah Maung nan dikembangkan oleh industri pertahanan dalam negeri. "Presidenmu, presidenmu, saya, sekarang pakai mobil buatan rakyat Indonesia sendiri," ujarnya.

Prabowo kemudian berbagi pengalaman nan disampaikan dengan nada santuy mengenai kendaraan nan digunakannya. Sebagai produk nan tetap relatif baru dikembangkan, menurutnya tetap terdapat sejumlah kekurangan teknis nan perlu diperbaiki.

Ia bercerita pernah tertidur di dalam mobil saat hujan deras. Ketika terbangun, dirinya mendapati air masuk ke dalam kendaraan akibat kebocoran.

"Satu saat, saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu lantaran hujan keras di luar, saya tidur, tahu-tahu, tek tek, saya bangun, rupanya bocor," katanya disambut tawa peserta.

Meski demikian, Prabowo menilai kondisi tersebut sebagai perihal nan wajar dalam proses pengembangan sebuah produk baru. Ia mengaku langsung menyampaikan masukan kepada produsen agar kualitas kendaraan terus ditingkatkan. "Yang namanya baru, ya kan, ya saya kirim kembalilah ke, ini kan buatan Pindad. Aku bilang, eh Pindad tolong lah bocornya dikurangi," ujarnya.

Tidak hanya soal kebocoran, Prabowo juga mengisahkan pengalamannya menggunakan kendaraan tersebut di medan pegunungan nan tetap menimbulkan getaran cukup kuat. Namun perihal itu tidak mengurangi keinginannya untuk tetap memakai produk nasional.

Menurutnya, kendaraan buatan Indonesia memang belum bisa langsung dibandingkan dengan merek-merek otomotif dunia nan telah puluhan tahun berkembang. Namun proses penyempurnaan kudu terus didukung agar industri nasional semakin maju. "Yang namanya sesuatu nan baru, ya, mungkin tidak sebagus jika saya pakai BMW alias Mercedes," kata Prabowo.

Karena itu, dia memilih memberi contoh dengan tetap menggunakan kendaraan produksi dalam negeri meskipun tetap terdapat sejumlah kekurangan. Menurutnya, support terhadap produk nasional merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan diri dan kemandirian industri Indonesia.

"Habis itu pakai mobil naik gunung, gredek, gredek gredek, tapi gredek, gak apa-apa demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," pungkasnya. (Mir/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia