Prabowo soal Krisis BBM: Banyak Negara Panik, Kita Masih Aman

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Cilacap - Presiden Prabowo Subianto menegaskan persediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri tetap kondusif di tengah krisis minyak dunia. Ia memastikan stok BBM di Indonesia tetap kuat dibanding negara lain.

"Di tengah krisis dunia, ya, krisis bumi nan luar biasa sekarang, terjadi perang di mana-mana. Ukraina, Gaza, Iran, di mana-mana perang," kata Prabowo dalam sambutannya di SMAN 1 Cilacap, Desa Danon, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (28/4/2026).

"Kita berterima kasih Indonesia dalam keadaan nan baik dan damai. Banyak negara sudah panik, kita soal BBM kita tetap terkendali, kita tetap relatif aman, kita tetap kuat. Cadangan kita, persediaan kita cukup baik," lanjut Prabowo.

Prabowo menegaskan komitmen untuk bekerja keras mewujudkan swasembada energi. Berdasarkan kalkulasinya, Indonesia bisa swasembada daya 3 tahun nan bakal datang.

"Tapi tahun depan semakin kuat, tahun depannya bakal datang, saya perkirakan, saya perjuangkan, menteri-menteri saya sedang bekerja keras, kita berjuang dalam tiga tahun bakal datang Indonesia bakal swasembada BBM, swasembada energi," ujarnya.

Ia meyakini, pada 3 tahun mendatang, Indonesia tak lagi impor BBM. Prabowo meyakini Indonesia bisa mengolah hasil bumi secara mandiri.

"Kita berjuang tiga tahun nan bakal datang kita tidak bakal impor BBM lagi. Semuanya, semuanya hasil dari bumi Indonesia dan dari laut Indonesia dan dikerjakan oleh putra-putri Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pasokan BBM domestik saat ini berada di atas standar. Hal itu dia laporkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Bahlil menegaskan pasokan daya nasional tetap terjaga dengan kualitas BBM solar maupun bensin di atas standar minimum nasional. Bahkan sejak meletusnya perang Amerika Serikat (AS) dan Iran, dia menyebut pasokan BBM domestik tetap stabil.

"Baik dari sisi BBM produk, baik solar maupun bensin. Dari semua aspek, alhamdulillah semuanya di atas standar minimum nasional. Jadi alhamdulillah sudah dua bulan, nyaris dua bulan ketika kejadian, geopolitik di Timur Tengah tentang Selat Hormuz, kita tetap stabil," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis Kementerian ESDM, Selasa (28/4). (eva/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News