Prabowo soal Karhutla: Ada Negara Mengolok-olok, Kita Cool Aja

Sedang Trending 45 menit yang lalu
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyebut ada perusahaan asing nan kudu bertanggung jawab atas kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Indonesia nan memicu asap hingga ke negara tetangga. Prabowo mengatakan Indonesia telah berupaya menangani karhutla.

"Kebakaran rimba rupanya ada indikasi banyak perusahaan asing nan ikut kudu bertanggung jawab," kata Prabowo dalam Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Dia menyinggung perusahaan asing nan diberikan konsesi, tapi malah melakukan pelanggaran. Dia mengatakan ada nan tercatat 19 kali melanggar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dikasih konsesi sudah belasan tahun ada nan melanggar tiga kali-empat kali, ada nan belasan kali, ada nan 19 kali melanggar, ini menurut saya jika sudah dua kali melanggar cabut aja," ujarnya.

Prabowo kemudian menyinggung negara nan mengejek Indonesia imbas kahurtla. Padahal, menurutnya, pemerintah bertanggung jawab dan sudah mengerahkan kekuatan untuk melakukan penanganan.

"Jadi kita bertanggung jawab, tapi kita juga ada berapa negara nan mengolok-mengolok kita menghina dan sebagainya, padahal banyak nan bertanggung jawab perusahaan mereka nan di sini, kelak pada saatnya kita umumkanlah nama-nama itu," ujarnya.

Prabowo menjamin upaya pemadaman karhutla dilakukan maksimal. Dia mengatakan personel TNI, Polri, dan beragam lembaga bekerja separuh meninggal memadamkan api.

"Kita cool saja, kita tenang kita bertanggung jawab, kita sudah cukup besar pengerahan TNI, polisi, pemda bekerja separuh mati, kerabat saksi kerabat paling depan bupati gubernur," ujarnya.

"Itu anak-anak kita, rakyat kita nan rusak kesehatannya," ujarnya.

Prabowo meminta pemeriksaan lebih lanjut terhadap perusahaan-perusahaan nan diduga terlibat karhutla. Dia mewanti-wanti jajarannya tidak ragu mencabut izin perusahaan nan melanggar.

"Saya juga kaget, perusahaan ini sudah tiga kali, nan paling parah, ini dicek lagi apa bener 19 kali, ini ndablek kali, saya nggak ragu-ragu siapa pun nan melanggar cabut aja," ujarnya.

(eva/haf)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑