Prabowo: Secara Ekonomi, Indonesia Ingin Kerja Sama dengan Semua Negara Sahabat

Sedang Trending 21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) sebelum melakukan pertemuan di sela-sela Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Foto: ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia terbuka secara ekonomi dengan seluruh negara sahabat. Menurut dia, Indonesia sejak lama menerapkan prinsip terbuka dalam menjalin hubungan dengan beragam negara.

Prinsip keterbukaan Indonesia termasuk soal Indonesia menawarkan perdagangan nan adil. Hal ini diutarakan Prabowo saat ditanya mengenai keseimbangan antara tanggungjawab terhadap mitra barat dan pendalaman hubungan dengan Rusia serta area Eurasia. Pertanyaan juga menyoroti soal transaksi perdagangan, penggunaan mata duit nasional, dan sistem keuangan.

“Secara ekonomi, kami juga berdikari dan kami mau bekerja sama dengan seluruh sahabat kami. Kami mau bekerja sama dengan semua negara. Hal ini sangat terbuka sejak hari pertama seluruh negosiasi kami dengan para mitra, mereka mengetahui perihal ini. Dan kami menawarkan perdagangan nan adil,” kata Prabowo dikutip dari laman YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/9).

Selain itu Prabowo juga menegaskan Indonesia sudah terbuka sejak lama, termasuk mengenai kebijakan.

Presiden Prabowo Subianto (kelima kiri) berbareng sejumlah Menteri kabinet Merah Putih melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (ketiga kanan) di sela-sela Forum Ekonomi Timur/EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Foto: ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis

Menurut orang nomor satu di Tanah Air itu, Indonesia dengan prinsip nonblok mau mempunyai hubungan terbaik dengan semua negara termasuk negara dengan kekuatan besar dunia.

“Seperti nan telah saya sampaikan, kami tidak tergabung dalam aliansi militer apa pun. Kami menghormati seluruh kekuatan. Jadi, kami tidak memandang adanya masalah nyata bagi kami,” imbuhnya.

Prabowo juga memastikan Indonesia tidak bakal bekerja sama dengan satu golongan untuk menentang kepentingan golongan lainnya. Menurut dia, pemerintah bakal memberikan perlakuan nan sama kepada seluruh pihak nan mau menjalin kerja sama dengan Indonesia.

“Kami bakal memperlakukan siapa saja nan mau datang ke Indonesia secara adil. Kami bakal memberikan perlakuan nan sama kepada seluruh pihak nan datang ke Indonesia, dan kami bernegosiasi. Kami tidak mau menakut-nakuti siapa pun,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Prabowo juga membeberkan hubungan Indonesia-Rusia nan telah terjalin lama, apalagi pada awal kemerdekaan Indonesia.

“Pada saat itu, ya, saat itu adalah Uni Soviet, namun mereka membantu Indonesia ketika kami sangat lemah. Jadi, semua orang mengetahui sejarah ini dan kami tidak malu dengan sejarah ini. Terima kasih,” tuturnya.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan