Felldy Utama
, Jurnalis-Jum'at, 25 September 2026 |22:03 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para master untuk tidak termakan narasi nan menyebut dirinya tidak menghormati pakar. Momen itu terjadi saat Presiden mengundang 22 orang akademisi dari beragam universitas dalam rangka obrolan dan meminta masukan mengenai mitigasi kebakaran rimba dan lahan (karhutla), khususnya lahan gambut di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 24 September 2026.
Prabowo mulanya menyampaikan salah satu persoalan nan dihadapi bangsa dan negara adalah karhutla, khususnya di atas lahan gambut nan terjadi setiap tahun. Karena itu, dia meminta tolong para master untuk dapat memberikan masukan mengenai pencegahannya.
“Saudara-saudara, sebagai ahli, tolong saya diberitahu, apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di area hutan, pertama. Kedua, area rimba nan ada gambutnya. Dua hal,” kata Prabowo.
Prabowo juga meminta tolong para master memberikan penjelasan ihwal apakah gambut bisa dimanfaatkan ke arah produktif, seperti halnya bisa menanam tanaman tertentu di lahan gambut.
“Saya kira itu 3 pertanyaan nan paling krusial nan saya butuh dari saudara-saudara sebagai pakar,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·