Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 26 September 2026 |23:10 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (foto: AP)
JAKARTA - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengatakan, krisis Selat Hormuz dapat diselesaikan melalui diplomasi dan negosiasi, bukan dengan penggunaan kekerasan.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Pezeshkian menyalahkan Amerika Serikat atas penutupan Selat Hormuz. Menurut dia, AS menjadi pihak nan menghalangi jalur menuju Iran.
“Amerika-lah nan menghalangi jalan kami,” kata Pezeshkian, dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (26/9/2026).
Dia menambahkan, penutupan Selat Hormuz merupakan respons nan wajar ketika jalur menuju Iran diblokir. “Menutup Selat Hormuz adalah respons wajar ketika jalur menuju Iran terblokir,” ujarnya.
Meski demikian, Pezeshkian menegaskan, penyelesaian krisis Selat Hormuz tetap dapat ditempuh melalui jalur diplomasi. “Penyelesaian krisis Selat Hormuz dimungkinkan melalui negosiasi, bukan penggunaan kekerasan,” katanya.
Menurut Pezeshkian, jalur air tersebut dapat kembali terbuka untuk perdagangan andaikan negosiasi menghasilkan penyelesaian atas sengketa nan terjadi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
12 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·