Prabowo Prediksi Setoran Dividen BUMN 2026 Tembus Rp200 Triliun, 4 Kali Lebih Besar

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Prabowo Prediksi Setoran Dividen BUMN 2026 Tembus Rp200 Triliun, 4 Kali Lebih Besar

Prabowo Prediksi Setoran Dividen BUMN 2026 Tembus Rp200 Triliun, 4 Kali Lebih Besar

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memproyeksikan setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada negara mencapai Rp200 triliun pada 2026. Angka tersebut diproyeksikan meningkat signifikan dibandingkan realisasi dividen BUMN pada 2025 nan mencapai Rp142,3 triliun.

Prabowo menjelaskan, keahlian dividen BUMN menunjukkan peningkatan signifikan setelah pemerintah melakukan pembenahan dan restrukturisasi terhadap perusahaan pelat merah. Prabowo menyebut untung BUMN pada 2024 telah dikoreksi menjadi Rp186 triliun, dengan dividen nan disetorkan sebesar Rp85,5 triliun.

"Dividen BUMN di tahun 2026 ini diproyeksikan kembali naik sampai dengan Rp200 triliun, tanpa ada PMN," kata Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo melanjutkan, pada tahun 2025 lampau untung BUMN meningkat menjadi Rp326 triliun alias naik 75,3 persen dibandingkan 2024. Pada periode nan sama, dividen BUMN nan disetorkan kepada negara mencapai Rp142,3 triliun, meningkat 67 persen dari 2024.

Namun, menurut Prabowo, ukuran nan lebih tepat untuk memandang kontribusi dividen BUMN adalah dengan memperhitungkan Penanaman Modal Negara (PMN) nan diberikan pemerintah melalui APBN pada tahun nan sama. 
"Pada tahun 2024, dividen BUMN dikurangi PMN adalah Rp53 triliun," ujarnya.

Sementara itu, pada 2025, dividen BUMN setelah dikurangi PMN mencapai Rp138 triliun alias meningkat 160 persen dibandingkan 2024. Prabowo kemudian membandingkan proyeksi 2026 dengan capaian tersebut. Dengan proyeksi dividen Rp200 triliun dan tanpa PMN, kontribusi bersih BUMN kepada negara dinilai bakal meningkat nyaris empat kali lipat dibandingkan posisi 2024.

"Artinya, dari 2024 ke 2026, naik dari Rp53 triliun ke Rp200 triliun Rupiah, alias bisa dikatakan 4x lebih besar," kata Prabowo.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com