Presiden Prabowo Subianto mengungkap nilai ekonomi nan dihasilkan sektor perikanan Indonesia bisa mencapai USD 34 miliar per tahun. Namun hanya segelintir nan bisa dinikmati masyarakat.
Prabowo mengatakan, laut Indonesia kudu menjadi sumber kemakmuran bagi seluruh nelayan Indonesia. Namun menurutnya, kekayaan ini terus dikeruk pihak asing.
"Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar USD 34 miliar. Baru hanya mungkin 5 persen nan dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai nan kita lenyap tiap hari tiap malam," ungkap Prabowo saat Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Jumat (14/8).
Menurut Prabowo, Indonesia kudu membangun armada kapal ikan nan modern. Para nelayan, kata dia, memerlukan belasan ribu kapal baru. Dia menargetkan bakal ada ribuan pengadaan kapal penangkap ikan hingga 2027.
"Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat tapi kita kudu mulai. Pada tahun 2027 nan bakal datang kita targetkan kita bakal mulai membangun 1.582 kapal ikan modern," jelas Prabowo.
Prabowo pun berencana terus membangun Kampung Nelayan Merah Putih nan dilengkapi pelabuhan dermaga, tempat pelelangan ikan, penyimpanan ruang dingin, bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan dan akomodasi sosial.
"Hari ini 100 kampung nelayan telah kita bangun. Target kita 1.386 kampung nelayan bakal berdiri dan berfaedah pada akhir Desember 2026," tandasnya.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·