Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Kepala SKK Migas Djoko Siswanto (kanan), CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (kedua kiri) memberikan keterangan pers usai peletakan batu pertama alias groundbreaking p( ANTARA FOTO/Alfian Sanusi/sgd/foc.)
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan petunjuk agar pemerintah mengambil langkah denganPT PLN mengatasi pemadaman listrik nan tetap terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Arahan itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Jakarta, Selasa (4/8).
Menurut Bahlil, pemerintah mengakui tetap terdapat gangguan pasokan listrik di beberapa titik sehingga penanganannya kudu segera dipercepat.
"Di dalam pembahasan itu salah satu di antaranya kami telaah adalah persoalan PLN, persoalan listrik. nan kami kudu akui di beberapa wilayah khususnya di Kalimantan tetap ada pemadaman beberapa titik. Dan lantaran itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah nan terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik," kata Bahlil kepada pewarta di Istana Kepresidenan.
Bahlil menegaskan, berasas info nan diterimanya dari PLN, pemadaman tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan energi. Ia memastikan kesiapan daya dalam kondisi aman.
Menurutnya, gangguan lebih banyak berangkaian dengan pekerjaan pemeliharaan nan sedang dilakukan PLN. Selain itu, terdapat info awal nan mengarah pada adanya hambatan di jaringan induk.
"Menurut info dari PLN, itu mengenai dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah," ujar Bahlil.
Ia menambahkan, pemerintah berbareng PLN tengah menyiapkan langkah penyelesaian agar gangguan listrik di Kalimantan dapat segera dipulihkan.
"Jadi ada pemeliharaan nan terjadi, apalagi ada beberapa, konon cerita, dari PLN bahwa mengenai dengan jaringan induk juga. Tapi kami bakal selesaikan dalam waktu dekat," kata Bahlil. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·