Kesaksian Pengacara Keluarga Saat Makam Sutrimo Diekshumasi Polisi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kematian Sutrimo, orang nan disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah dinilai janggal.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya pun mengambil langkah ekshumasi di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8) kemarin. Ekshumasi merupakan proses penggalian alias pembongkaran kembali makam untuk mengangkat jenazah nan sudah dikubur, guna memastikan kembali kematian nan dianggap janggal.

Sutrimo ditemukan tewas dengan mulut berbusa di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat proses ekshumasi dilakukan, kehadiran pihak family korban diwakili kuasa hukum, Aan Rohaeni. Mengutip dari detikJateng, Aan mengungkap kondisi jenazah Sutrimo dalam kondisi baik alias utuh saat diangkat dari dalam makam.

"Datang mewakili keluarga, lantaran family tidak menghadiri proses ekshumasi. Tadi saya datang posisi jenazah mau diangkat ke atas," kata Aan kepada wartawan di lokasi, Rabu (12/8).

"Saya sempat memandang kondisi jenazah utuh, tetap dalam kondisi baik. Hanya di bagian perut sedikit membesar," sambungnya.

Menurut Aan, family menyerahkan sepenuhnya hasil pemeriksaan kepada tim master forensik. Keluarga berambisi pemeriksaan tersebut dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian Sutrimo.

"Pada prinsipnya family menyerahkan hasil pemeriksaan pada tim master untuk menentukan penyebab kematian Sutrimo," jelasnya.

Aan mengatakan family memberikan izin dilakukan ekshumasi lantaran muncul beragam info nan simpang siur mengenai kematian Sutrimo.

"Keluarga mengizinkan ekshumasi lantaran buletin simpang siur. Jadi ekshumasi dilakukan untuk menentukan kepastian penyebabnya apa," tuturnya.

Sebelumnya, tim forensik campuran melakukan tiga tahapan pemeriksaan dalam ekshumasi Sutrimo, ialah pembongkaran makam, pemeriksaan luar jenazah, dan pemeriksaan bagian dalam.

Tim juga melibatkan sejumlah ahli, mulai dari master forensik medikolegal, laboratorium forensik, toksikologi, mahir DNA hingga histopatologi anatomi. Sampel nan diperoleh dari pemeriksaan bakal dianalisis di laboratorium untuk membantu menentukan langkah dan karena kematian Sutrimo.

Karolabdokkes Pusdokkes Polri Brigjen Dr dr Sumy Hastry Purwanti sebelumnya mengatakan tim belum dapat menyimpulkan penyebab kematian hanya dari pemeriksaan awal. Diperkirakan sampel itu selesai dikaji setelah dua sampai tiga pekan ke depan.

"Prosesnya kan kita pengambilan sampel, kita tidak langsung menyatakan apa, bagaimana. Nanti mungkin nunggu hasil lab," kata Hastry.

Sementara itu, Firman Wijaya, salah satu tim kuasa norma Febrie menyampaikan family Febrie meminta agar meninggalnya Sutrimo tak dikaitkan dengan perkara norma nan sedang melangkah di Kejagung. Apalagi, Sutrimo diketahui memang sudah lama sakit dan menjalani pengobatan.

Begitupula dengan kuasa norma Febrie lainnya, Febrie Diansyah nan juga mengatakan pihak family kliennya turut menyampaikan duka cita sekaligus meminta publik tidak memperkirakan dan menunggu info resmi dari Polda terhadap peristiwa tersebut.

"Pak FA dan family menghormati investigasi nan sedang dilakukan Polda. Keluarga berambisi dengan proses norma tersebut kebenaran mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang sehingga tidak terjadi spekulasi alias dugaan nan bukan-bukan," ucap Febrie.

Selain itu, Firman juga membantah info nan menyebut bahwa Sutrimo berstatus sebagai Karumga.

Ia mengatakan Sutrimo lebih banyak bekerja menjaga rumah kosong dan tinggal di sana. Ia juga sering pulang kampung alias mengambil pekerjaan lain, sehingga tidak terus-terusan bekerja dengan Febrie.

"Jadi posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti nan banyak disampaikan, namun lebih ke menjaga rumah nan kosong dan tinggal di sana," kata Firman dalam keterangannya, Rabu (11/8).

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/kid)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional