Prabowo Instruksikan Persiapan E50 pada Sidang Dewan Energi Nasional

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 17 September 2026 |20:39 WIB

Prabowo Instruksikan Persiapan E50 pada Sidang Dewan Energi Nasional

Presiden Prabowo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (17/9/2026). Sidang pertama DEN pada tahun 2026 tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memastikan ketahanan sekaligus memperkuat kemandirian daya nasional di tengah dinamika geopolitik global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangan persnya selepas sidang menyampaikan bahwa pertemuan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo selaku Ketua DEN. Sidang turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming selaku Wakil Ketua DEN serta seluruh personil DEN dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan.

Salah satu perhatian utama dalam sidang tersebut adalah memastikan kesiapan daya nasional tetap terjaga di tengah perkembangan geopolitik dunia. Bahlil menyampaikan bahwa berasas pembahasan dalam sidang, stok bahan bakar minyak (BBM) dan persediaan nasional saat ini berada pada kisaran 18 hingga 20 hari.

“Hal-hal nan kita telaah adalah sudah peralatan tentu menyikapi geopolitik nan terjadi dengan memastikan kesiapan daya nasional kita kudu cukup. Saya sampaikan bahwa dalam rapat tadi juga kami mendiskusikan dan mendapat pengarahan langsung dari Bapak Presiden bahwa kesiapan untuk stok BBM kita, persediaan nasional kita berada di nomor 18-20 hari. Jadi tetap alhamdulillah clear,” ucap Bahlil.

Selain memastikan kesiapan daya dalam jangka pendek, Presiden Prabowo juga memberikan pengarahan untuk memperkuat kemandirian daya dalam jangka panjang. Salah satunya dengan menyiapkan langkah pengembangan E50 setelah pemerintah menjalankan program biodiesel B50.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat keahlian Indonesia memenuhi kebutuhan BBM dari dalam negeri, di mana konsumsi solar nasional saat ini mencapai sekitar 39 juta kiloliter per tahun, sedangkan konsumsi bensin berada pada kisaran 39 hingga 40 juta kiloliter per tahun.

Upaya memperkuat kesiapan daya nasional juga bakal dilakukan melalui peningkatan produksi minyak dan gas bumi. Pemerintah bakal mendorong eksplorasi secara besar-besaran terhadap cekungan dan blok minyak, sekaligus mengoptimalkan sumur-sumur nan telah berproduksi dengan pemanfaatan teknologi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com