Prabowo Instruksikan Harga BBM Subsidi tidak Naik

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Prabowo Instruksikan Harga BBM Subsidi tidak Naik Presiden Prabowo Subianto.(Dok. BPMI Setpres)

PRESIDEN Prabowo Subianto memerintahkan agar nilai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak dinaikkan di tengah dinamika harga minyak mentah bumi nan tetap tinggi. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Presiden menekankan pentingnya menjaga stabilitas nilai BBM subsidi bagi masyarakat. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto serta Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria.

"Kami membahas mengenai dengan perkembangan nilai minyak dunia nan terus terjadi dinamika nan sangat tinggi. Arahan Bapak Presiden memerintahkan agar menjaga nilai BBM subsidi untuk tidak boleh dinaikkan," ujar Bahlil usai pertemuan di Jakarta.

Selain menjaga nilai subsidi, pemerintah juga membuka kesempatan untuk melakukan penyesuaian nilai pada BBM non-subsidi. Bahlil menyebutkan, jika nilai minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) di pasar dunia mengalami penurunan, maka nilai BBM non-subsidi bakal disesuaikan mengikuti nilai pasar.

Kondisi pasar daya dunia sendiri menunjukkan tren penurunan. Pada Senin (3/8), nilai minyak mentah Brent turun menjadi sekitar 83,40 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 6% ke level US$79,60 per barel. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya angan diplomasi di Timur Tengah setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai perundingan tenteram dengan Iran.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah melakukan penyesuaian nilai BBM non-subsidi per 1 Agustus 2026. Harga Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 menjadi Rp16.600 per liter, dan Pertamax Turbo menjadi Rp18.300 per liter.

Hingga saat ini, pemerintah memastikan nilai BBM subsidi tetap stabil. Harga Pertalite tetap dipatok sebesar Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap di nomor Rp6.800 per liter. (Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia