Prabowo Ingatkan Siswa Hati-hati dengan AI: Percaya pada Bangsa dan Pemimpinmu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Cilacap - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat bakal pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kepintaran buatan alias artificial intelligence (AI). Menurutnya, banyak teknologi sering dipakai untuk hal-hal negatif nan justru berpotensi memecah belah bangsa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di depan pelajar dan pembimbing di SMA N 1 Cilacap, Desa Danon, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo berjamu ke sekolah tersebut untuk memastikan penyelenggaraan revitalisasi sekolah melangkah baik.

"Hati-hati lantaran sekarang teknologi, teknologi semakin canggih, terjadi sekarang apa nan dinamakan kepintaran buatan, artificial intelligence. Ini sudah dahsyat, hati-hati. Banyak teknologi juga sekarang dipakai untuk nan negatif, nan tidak baik, nan memecah belah, nan menghasut," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo membujuk generasi muda, khususnya para pelajar dan guru, untuk tetap mempunyai kepercayaan nan kuat terhadap bangsa dan negara Indonesia. Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan.

"Anak-anakku sekalian, para guru, percaya kepada negaramu, percaya kepada bangsamu, percaya kepada pemimpin-pemimpinmu, percaya kepada ideologi Pancasila kita, percaya kepada kepribadian bangsa Indonesia. Bangga dengan kepribadian bangsa Indonesia," ujarnya.

Dalam penutup pesannya, Prabowo juga menyerukan support dan kepercayaan kepada kepemimpinan nasional. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi masa depan rakyat Indonesia.

"Percaya kepada presidenmu, saya minta percaya kepada pemimpinmu, percaya kepada presidenmu. Saya berjuang, saya berjuang untuk kalian semua. Saya berjuang untuk masa depanmu semuanya," ucapnya.

Prabowo menitipkan para siswa kepada guru-guru untuk mengajar dan mendidik dengan baik tapi juga tegas. Ia tak mau para siswa menjadi manusia nan lembek dan mudah menyerah.

"Saya nggak mau anak-anak kita kelak menjadi manusia-manusia nan lembek nan lemah," ujarnya.

(eva/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News