Liputan6.com, Palangka Raya - Penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah menjadi perhatian pemerintah. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung meninjau upaya penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Prabowo tiba di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (22/8/2026). Ia disambut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berbareng jejeran pemerintah daerah.
Dalam kunjungannya, Prabowo menegaskan pemerintah bakal terus memaksimalkan upaya pemadaman karhutla di sejumlah wilayah nan tetap terdampak.
Presiden juga mengikuti rapat berbareng di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah nan berlokasi di area Bandara Tjilik Riwut. Rapat tersebut membahas perkembangan penanganan karhutla dan koordinasi langkah berikutnya.
Upaya Cegah Karhutla Dilakukan Sejak Maret 2026, Prabowo Apresiasi Langkah Cepat Pemprov Kalteng
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memaparkan perkembangan penanganan karhutla serta beragam hambatan nan dihadapi di lapangan.
Pemprov Kalimantan Tengah berbareng BMKG disebut telah melakukan langkah antisipasi sejak Maret 2026 untuk mencegah meluasnya kebakaran rimba dan lahan.
Berdasarkan kajian satelit Kementerian Kehutanan RI, Kalimantan Tengah saat ini berada di ranking kesembilan secara nasional berasas luas karhutla.
Luas area nan terdampak karhutla di Kalimantan Tengah mencapai 7.634,46 hektare dengan 19.992 titik api nan tersebar di 14 kabupaten/kota. Sebanyak 13 kabupaten/kota juga telah menetapkan status siaga darurat musibah karhutla.
Untuk menangani kondisi tersebut, pemerintah wilayah mengerahkan sekitar 10.700 personel gabungan. Mereka berasal dari beragam unsur, seperti BPBD, Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Manggala Agni, hingga relawan.
Presiden Prabowo Beri 3 Unit Helikopter Water Bombing dan 200 Pompa Air
Menanggapi kebutuhan tersebut, Presiden Prabowo langsung merespons dengan menambah tiga unit helikopter water bombing dan 200 pompa air
Penambahan peralatan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman, sekaligus mempercepat pengendalian karhutla di beragam wilayah Kalimantan Tengah.
Selain penanganan di lapangan, Pemprov Kalimantan Tengah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya gangguan kesehatan, khususnya penyakit jangkitan saluran pernapasan akut (ISPA), akibat dampak asap karhutla.
Hujan Turun di Kalteng
Bersama dengan TNI/Polri, ASN, organisasi masyarakat Islam, tokoh agama, dan masyarakat, Gubernur Agustiar Sabran didampingi oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo memimpin langsung penyelenggaraan Salat Istisqa serta angan berbareng di Bundaran Besar Talawang Palangka Raya, Minggu (23/8/2026) untuk memohon turunnya hujan di tengah musim tandus nan tetap berlangsung.
Selang beberapa jam Usai menggelar Salat Istisqa dan angan bersama, sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah langsung diguyur hujan. Titik hujan terpantau di sekitar Kota Palangka Raya meliputi jalan Tjilik Riwut Km 9, area jalan Badak Ujung, Pasar Kahayan, Pasar Besar hingga Jalan Murjani.
Berdasarkan pantauan di beberapa media sosial masyarakat kalteng serta media lokal kalteng nampak ramai-ramai memposting turunnya hujan di beberapa wilayah kalteng. Mereka merasa berterima kasih turunnya hujan, salah satu akun menyebut hujan ini bisa bantu penangangan karhutla serta musibah kekeringan.
(*)
Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·